Berita

Budi Arie Setiadi/Net

Politik

Projo: Kapolri Harus Usut Dan Tindak Tegas Yang Menghina Presiden!

KAMIS, 25 AGUSTUS 2016 | 10:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Fitnah dan penghinaan terhadap Presiden Jokowi yang beredar di sosial media soal Danau Toba di kecam keras Projo, yang merupakan organisasi garis keras pendukung Jokowi.

"Polri harus bertindak tegas dengan mengusut tuntas pelakunya. Proses hukum harus di lakukan agar sosial media tidak di jadikan ajang untuk menebar fitnah dan kebencian. Usut tuntas dan tangkap pelakunya. Kalau perlu aktor intelktualnya sekalian," kata Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 25/8).

Budi mencatat, menghina adat Danau Toba adalah penginaan yang kesekian kali dari kasus penginaan Presiden. Tentu saja Ini menjadi tantangan bagi Kapolri Jenderal Tito Karnavian.


"Kasus ini harus jadi pelajaran berharga," tegas Budi.

Budi mengingatkan bahwa memang demokrasi memerlukan kritik. Dan demokrasi itu membangun peradaban bangsa. Namun penghinaan dan fitnah kepada Presiden bukan hanya merusak bangunan demokrasi, tapi menjadi virus dan racun yang serius bagi upaya penguatan kelembagaan  politik khususnya sistem presidensial.

"Demokrasi hanya tumbuh sehat bila di bangun oleh dinamika dan  dialektika ide-ide yg bernas. Bukan fitnah, hujatan dan tebaran kebencian," demikian Budi. [ysa]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya