Berita

Pertahanan

Kontingen Garuda Meriahkan 17 Agustusan Di KBRI Nairobi

MINGGU, 21 AGUSTUS 2016 | 08:51 WIB | LAPORAN:

Tidak hanya di Indonesia yang melaksanakan Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi di alam Afrika, bendera Merah Putih juga berkibar dengan gagah perkasa.
 
Dalam cuaca yang relatif dingin di Nairobi, sekitar 80 orang warga negara Indonesia (WNI) beberapa waktu lalu mengikuti upacara HUT ke-71 NKRI di kantor Kedutaan Besar RI. Semangat nasionalis WNI tidak padam walaupun berada jauh dari negara asal mereka.
 
Upacara kali ini menjadi sedikit berbeda, karena juga diikuti prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-M/Monusco (Mission de L’Organisation des Nations Unies pour La Stabilisation en Republique Democratique du Congo) di Republik Demokratik Kongo.


Pengibaran bendera menggunakan formasi delapan, yaitu dengan komposisi tiga orang bendera yang merupakan Staf KBRI Nairobi dan  lima orang anggota Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-M/Monusco.
 
Dalam amanatnya, Duta Besar RI di Kenya Soehardjono Sastromihardjo selaku inspektur upacara, mengutip pidato Presiden Joko Widodo, menjelaskan pencapaian-pencapaian lembaga negara dan upaya peningkatan kinerja masing-masing lembaga negara untuk pelayanan terhadap masyarakat.
 
Upacara dilaksanakan dua kali, yaitu pada pukul 10.00 dan pukul 17.00 waktu setempat. Setelah pelaksanaan upacara kenaikan bendera dilanjutkan perlombaan makan kerupuk, memasukkan pulpen ke botol, dan balap karung yang diikuti anak-anak. Sedangkan untuk dewasa yaitu lomba bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, dan tarik tambang. Perlombaan-perlombaan ini dilaksanakan sembari menunggu upacara penurunan bendera.
 
Komandan Satgas Kizi TNI Letkol Czi Sriyanto, menyampaikan terima kasih dan kebanggaan kepada KBRI Nairobi yang mempersiapkan dan mempercayakan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-M/Monusco untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan Upacara 17 Agustus di Nairobi.[wid]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya