Berita

Pertahanan

Kabaharkam Ajak Paskibraka Bergabung Ke Polri

JUMAT, 19 AGUSTUS 2016 | 17:51 WIB | LAPORAN:

RMOL.  Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri (Kabaharkam Polri) Komjen Pol Putut Eko Bayu Seno menyambut langsung kedatangan 68 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka di kantornya, di Mabes Polri, Jakarta.

Putut mengucapkan selamat atas keberhasilan pasukan tersebut melaksanakan tugas dalam upacara Istana Merdeka pada hari kemerdekaan 17 Agustus itu.

Menurutnya, keberhasilan tersebut adalah langkah awal bagi putra-putri terpilih itu untuk meraih ke cita-cita yang tinggi.


"Kesuksesan ini hendaknya dijadikan pelajaran untuk kesuksesan di masa mendatang dalam mencapai cita-cita. Kalau kata Bung Karno, gantunglah cita-cita setinggi langit," ujar Putut dalam sambutannya di depan para Paskibraka di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Jumat (19/8).

Sedikit berceramah, Komjen Putut menerangkan bahwa kesuksesan dapat diraih dengan tiga hal yaitu takwa pada Tuhan, disiplin, dan belajar-berlatih.

"Inilah modal awal untuk mencapai cita-cita yang diinginkan," katanya.

Yang menarik dari pertemuan ini adalah saat Komjen Putut menawarkan kepada para Paskribaka untuk bergabung menjadi anggota Polri. Ternyata pertanyaan tersebut disambut antusias.

"Apakah ada yang ingin jadi polisi?" tanya Putut.

"Siap," jawab Paskibrakan serentak.

"Kalau dari Paskibraka bisa langsung jadi polisi," tegasnya.

Dalam penyambutan 68 anggota Paskibraka ini tampil pula atraksi Polisi Cilik atau Pocil dari Polresta Bekasi. Para Pocil memperagakan kemampuannya dalam hal baris berbaris serta peragaan seni. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya