Berita

Foto: Istimewa

Pertahanan

Kabakamla RI: Majalah Garda Maritim Referensi Masalah Kelautan

SELASA, 16 AGUSTUS 2016 | 17:28 WIB | LAPORAN:

Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Kabakamla RI) Laksdya TNI Ari Soedewo, S.E., M.H. resmi meluncurkan majalah Garda Maritim, Senin (15/8). Peluncuran majalah itu dirangkaikan dengan diskusi maritim yang digelar di atas geladak Kapal Nasional (KN) Belut Laut-4806, yang sedang sandar di pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara.

Peluncuran majalah dengan Pemimpin Redaksi (Pemred) Kolonel Laut (P) Suradi Agung Slamet, S.T., S.Sos.,  M.M., yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Biro Umum  (Karoum) Bakamla RI itu, ditandai dengan pelepasan selubung nama dan balon ke udara, serta penandatanganan prasasti majalah Garda Maritim.

Kabakamla RI, Ari Soedewo menjelaskan, majalah Garda Maritim berisi berbagai macam tulisan yang menyangkut masalah kelautan dan kemaritiman. Selain sebagai majalah yang digolongkan sebagai in house magazine/company magazines, yakni majalah internal di lingkungan Bakamla RI, akan tetapi didistribusikan pula untuk kalangan eksternal (publik umum lainnya).


Majalah ini, lanjutnya, merupakan wahana untuk memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang kiprah Bakamla dalam tugas serta pengabdiannya mengamankan lautan nusantara, sekaligus sebagai media informasi bagi masyarakat luas agar dapat memahami tupoksi Bakamla, sehingga diharapkan dapat menumbuhkan dan meningkatkan pengertian tentang apa dan bagaimana pelaksanaan dan penyelenggaraan pengamanan maritim itu sendiri di perairan yurisdiksi nasional.
Meningkatnya pemahaman dan pengertian ini diharapkan akan mendorong tumbuhnya rasa cinta, sebagaai basis bagi tumbuhkembangnya apresiasi dan akseptabilitas publik dan masyarakat kepada Bakamla.

Majalah ini, kata dia, sarat dengan pesan-pesan informatif yang perlu dipahami oleh para pembacanya. Ari berharap, majalah ini dapat terus disempurnakan kontennya dilengkapi dengan desain ilustratif dan atraktif, sehingga menjadi lebih menarik dan komunikatif.

"Serta bahasa yang digunakan dapat disempurnakan dan diolah dengan kemasan bahasa yang lebih popular dan luwes, agar lebih mudah dipahami oleh para pembaca dari berbagai kalangan," kata Ari dalam surat elektronik yang dikirim ke redaksi, Selasa (16/8).

Namun demikian, dengan kelebihan dan kekurangannya, Ari yakin majalah ini dapat dimanfaatkan dan dijadikan sebagai bahan informasi maupun referensi oleh masyarakat luas yang membutuhkan.

Sebagai edisi perdana, kata Ari lagi, majalah ini merupakan awal dari kreativitas yang lebih besar lagi dikemudian hari. Disamping itu, kehadiran majalah ini harus bisa memotivasi dan menjadi stimulus personel Bakamla untuk bisa menyumbangkan pemikirannya melalui tulisan, baik secara individu maupun kolektif yang lebih berbobot dan berkualitas agar peran Bakamla semakin terdiseminasi lebih luas.

"Saya yakin, dengan komitmen yang kuat dan kepedulian yang mendalam, majalah Bakamla yang bernama Garda Maritim ini akan terus terbit secara kontinu dan berlanjut dengan bobot serta tampilan yang semakin menarik di kemudian hari," tandasnya.

Acara Peluncuran Majalah Garda Maritim dan Diskusi Maritim itu dilanjutkan dengan berlayar ke Pulau Tidung Kepulauan Seribu dengan menggunakan KN Belut Laut 4806. DI tengah perjalanan, juga disimulasikan peran Bakamla dalam melakukan Visit, board, search, and seizure (VBSS) kepada kapal nelayan yang melintas. [sam]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya