Berita

Retno L.P Marsudi/Net

Pertahanan

Menlu Akui Tidak Ada Perkembangan Berarti Dari Penyanderaan WNI

SELASA, 16 AGUSTUS 2016 | 16:56 WIB | LAPORAN:

Menteri Luar Negeri, Retno L.P Marsudi, mengakui belum ada perkembangan berarti dari upaya pembebasan 10 warga Negara Indonesia di wilayah Filipina yang disandera kelompok Abu Sayyaf.

"Jadi belum ada perkembangan signifikan yang bisa saya sampaikan ke teman-teman media pada saat ini," katanya ketika ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

Pada hari Minggu lalu, Retno juga mengakui bahwa situasi lapangan terkait penyanderaan 10 WNI itu lebih sulit dari penyanderaan para WNI sebelum-sebelumnya. Hal ini karena ada lebih banyak pertempuran antara militer Filipian dengan Abu Sayyaf yang mencoba mempertahankan posisi mereka.


Retno juga mengaku telah berkomunikasi dengan Menlu Filipina Perfecto Rivas Yasay akhir pekan lalu. Ia menyampaikan agar otoritas Filipina menjamin keselamatan para WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf meski situasi lapangan saat ini lebih dinamis. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya