Berita

Ryamizard Ryacudu/Net

Pertahanan

Menhan Minta Mahasiswa Berperan dalam Menjaga Keamanan Negara

SENIN, 15 AGUSTUS 2016 | 20:10 WIB | LAPORAN:

Menteri Pertahanan RI Jendral TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu berharap setiap mahasiswa sebagai unsur generasi muda harapan bangsa harus siap berperan sejalan dengan tugasnya, yaitu menimba ilmu yang bermanfaat agar berguna di masa depan. Yang artinya dalam menuntut ilmu senantiasa berinteraksi dengan seluruh lapisan masyarakat Indonesia yang sangat majemuk, serta senantiasa ikut serta memantau dinamika perkembangan pada masyarakat.

"Mahasiswa harus berwawasan nusantara, mahasiswa dituntut memiliki kepribadian. Komponen kuat bela negara ada di perguruan tinggi. Mahasiswa bisa menjadi kader intelektual bela negara," kata Ryamizard dalam  sambutan dibacakan Dirjen Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Dr Timbul Siahaan, dalam seminar nasional  bertemakan Penguatan Rasa Nasionalisme dan Patriotisme Mahasiswa di Tengah Pertarungan Ideologi Transnasional” yang digelar oleh Mahasiswa Pascasarjana Universitas Pakuan Bogor, Bandung, kemarin.  

Hadir sebagai narasumber  dalam seminar nasional ini,  Dr. HM. Solihin MSi, Asda Administrasi Serda Provinsi Jawa Barat yang  mewakili gubernur dan juga perwakilan dari Bupati Purwakarta Dr H Tata Sukayat.    


Sementara itu, di tempat yang sama, Direktur Pascasarjana Universitas Pakuan Bogor, D.  Rita Retnowati MS menekankan pentingnya implementasi untuk menumbuhkembangkan rasa nasionalisme sejak dini. Ia memberikan contoh bagaimana generasi muda saat ini yang seakan telah jauh dari jati diri bangsanya.

"Anak sekarang lebih mengenal produk luar negeri daripada produk dalam negeri, seperti bajigur dll,” kata Rita.    Adapun, Tata Sukayat mengatakan bahwa nasionalisme dan patriotisme akan muncul, ketika rasa dalam diri setiap individu generasi muda ada. Tanpa rasa nasionalisme dan patriotism tidak akan ada ruhnya,” ungkapnya.
 
Di sisi lain, Solihin mengingatkan,  nasionalisme harus dimulai dari dibangunnya kesadaran dalam berbangsa dan bernegara.

"Kesadaran bahwa kita adalah warga negara itu yang harus lebih dahulu dimunculkan,” tegasnya.

Acara seminar nasional ini merupakan puncak rangkaian dari kegiatan student day kampus pasca sarjana universitas Pakuan. Student day  yang dimulai 12 Agustus 2016 dibuka dengan pemberian  Kuliah Umum oleh Prof Dr. Eddy Mulyadi Soepardi, CFr.A., CA, anggota III BPK RI.  Kegiatan Student day diharapkan menjadi sarana menjalin keakraban antar mahasiswa, dosen, alumni  dan karyawan. [sam]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya