Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Harus Copot Arcandra Tahar Hari Ini Juga!

SENIN, 15 AGUSTUS 2016 | 12:04 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo sebaiknya tak mempertaruhkan jabatan apalagi harus mempertaruhkan nasib bangsa atas keberadaan Arcanda Tahar dalam kabinet.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaean, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin,15/8).

"Sebab ini skandal memalukan bagi bangsa, dimana presiden akan dituduhkan secara sadar telah mengangkat warga negara asing menjadi pejabat negara yang dilarang oleh UU. Resikonya adalah, Presiden bisa dimakzulkan atas pelanggaran ini," kata Ferdinand Hutahaean.


Ia juga menyarankan kepada Presiden untuk mengambil langkah memberhentikan Arcanda sekarang dan hari ini juga. Sebab cacat hukumnya Tahar sebagai menteri akan berimplikasi pada produk hukum Kementerian ESDM yang juga akan cacat hukum.

"Ini bahaya bagi pengelolaan Sumber Daya Alam kita yang bernilai puluhan ribu trilliun. Presiden lebih bijak segera tunjuk menteri baru, pilih saja salah satu Dirjen di ESDM menjadi Menteri baru daripada harus membawa bangsa ini kepada polemik yang tidak perlu," saran Ferdinand.

"Semua bergantung pada Presiden, apakah akan membiarkan bangsa ini larut dalam kekonyolan ini atau bekerja mengangkat harkat martabat serta kesejahteraan bangsa yang ekonominya semakin sulit," demikian Ferdinand. [ysa]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya