Berita

Rachmawati Soekarnoputri/Net

Politik

Rachma: Skandal Arcandra Tahar Singgung Harga Diri Bangsa

SENIN, 15 AGUSTUS 2016 | 08:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Presiden Joko Widodo benar-benar terkena amnesia. Terbukti, selain mengangkat Sri Mulyani yang merupakan dedengkot skandal Century menjadi Menteri Keuangan, Jokowi juga mengangkat Acandra Taher sebagai Menteri ESDM yang dikabarkan memiliki KTP warga negara Amerika Serikat.

Demikian disampaikan tokoh nasional yang juga pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri, dalam keterangan beberapa saat lalu (Senin, 15/8).

Masalah ini, tegas Rachma, tentu saja bukan persoalan main-main atau dianggap seperti sepele. Dengan kasus ini, harus kembali dipertanyakan siapa jatidiri Jokowi yang sesungguhnya.


"sudah terlalu banyak error dalam perilaku menyangkut kebijakannya. Dari mulai salah tanda tangan subsidi mobil DPR, salah menyebut tempat lahir Bung Karno, dan belum lagi kebohongan-kebohongan publik yang amat sering dilakukan. Terakhir logo 71 tahun kemerdekaan RI mirip dengan logo U.S ARMY 71st Infantry Division," jelas Rachma.

Ha ini, sambung Rachma, jelas menyinggung harga diri bangsa Indonesia. Karena itu, patut dipertanyakan kredibilitas Jokowi dalam memimpin Indonesia. Ironisnya, di tangan Jokowi, setelah 71 tahun Indonesia merdeka, seakan-akan kembali ketika belum merdeka.

"Padahal kata Bung Karno revolusi Indonesia adalah a summing up of many revolution in one generation. Ini malah mundur ke titik nadir," sesal Rachma. [ysa]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya