Berita

Politik

Makam Ibu Fatmawati Akan Dibersihkan dan Ditaburi Bunga

MINGGU, 14 AGUSTUS 2016 | 17:46 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia, Universitas Bung Karno (UBK) dan Yayasan Pendidikan Soekarno (YPS) akan menabur bunga di makam Ibu Fatmawati Soekarno di TPU Karet Bivak, Jakarta.

Menurut Wakil Rektor IV UBK, Teguh Santosa, kegiatan itu akan diselenggarakan hari Senin (15/8), sekitar pukul 10.00 WIB.

"Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut HUT ke-71 Republik Indonesia, dan secara khusus untuk mengenang jasa-jasa Ibu Fatmawati sebagai salah seorang pejuang kemerdekaan kita," ujar Teguh Santosa.


Fatmawati lahir di Bengkulu pada 5 Februari 1923. Ia adalah anak dari pasangan tokoh Muhammadiyah Bengkulu, Hassan Din, dan Siti Chadijah.

Pada tanggal 1 Juni 1943, Fatmawati menikah dengan Bung Karno yang sedang dalam pembuangan di Bengkulu. Dari perkawinan ini, Fatmawati melahirkan lima anak Bung Karno, yakni Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukawati dan Guruh.

Bendera merah putih yang dikibarkan di halaman kediaman Bung Karno di Jalan Pegangsaan pada tanggal 17 Agustus 1945 dijahit oleh Ibu Fatmawati sekitar setahun sebelumnya.

Sang Saka Merah Putih berukuran 266 x 200 cm itu selalu dikibarkan dalam peringatan Hari Kemerdekaan RI dari tahun 1946 hingga 1968. Pada tahun 1969, karena kondisi yang sudah semakin rapuh, Sang Saka Merah Putih tidak lagi dikibarkan. Sebagai penggantinya adalah bendera duplikat.   

Ibu Fatmawati meninggal dunia di Kuala Lumpur, Malaysia, pada tanggal 14 Mei 1980, dalam perjalanan pulang dari ibadah umroh di Mekah.

Namanya diabadikan untuk Rumah Sakit Umum Fatmawati di Jakarta dan Bandara Fatmawati Soekarno di Bengkulu. [dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya