Berita

Joseph Schooling/Net

Olahraga

Schooling Cetak Rekor Spesial

Olimpiade
MINGGU, 14 AGUSTUS 2016 | 08:27 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kejutan kembali terjadi di pertandingan renang Olimpiade Rio de Janeiro, Brasil 2016. Singapura akhirnya bisa menyabet medali emas pertama dari atlet renangnya, Joseph Schooling.

Schooling meraih medali emas OIimpiade setelah merajai nomor 100m gaya kupu-kupu putra. Dia juga memecahkan rekor baru Olimpiade dengan 50,39 detik, mengalahkan jago-jago renang dunia, antara lain ra­ja renang dunia Michael Phelps dari Amerika Serikat.

Schooling memecahkan re­kor Olimpiade 50,58 detika yang diciptakan delapan tahun lalu oleh sang maestro renang Michael Phelps pada Olimpiade Beijing 2008.


Pada nomor ini, hal langka juga terjadi ketika tiga perenang sama-sama dikalungi medali perak setelah mencatat waktu sa­ma 51,14 detik. Ketiga perenang itu adalah Phelps, Chad de Clos dari Afrika Selatan dan perenang Hungaria Laszlo Cseh.

Emas yang dipersembahkan Schooling adalah emas pertama yang dipersembahkan atlet re­nang Asia Tenggara. "Rasanya hebat Mimpi yang menjadi kenyataan. Betapa bahagianya punya kesempatan berenang pada sebuah final Olimpiade dan mewakili negara kami," katanya dikutip channelnewsasia.com.

Prestasi serupa ditorehkan perenang Amerika Serikat, Anthony Ervin. Di menyabet medali emas renang OIimpiade Rio de Janeiro nomor 50m gaya bebas, setelah menunggu 16 tahun sejak dia mendapatkan emas pertama nomor ini, dengan selisih waktu tipis sekali.

Ervin, yang pada usia 35 tahun menjadi perenang paling tua yang memenangi medali emas perseorangan Olimpiade, telah memenangi nomor ini setelah bertarung ketat dengan rekan senegaranya Gary Hall Jr pada Olimpiade 2000 di Sydney. Kedua perenang mencatat waktu 21,98 detik.

Dari cabor tenis, unggulan kelima dunia, Rafael Nadal berhasil menyabet medali emas Olimpiade Rio 2016 bersama pasangannya, Marc Lopez di no­mor ganda putra. Pasangan asal Spanyol itu sukses mengalahkan duo Rumania, Florin Mergea/Horia Tecau 6-2, 3-6, dan 6-4 di Stadion Olympic Tennis Center, kemarin.

Bagi Nadal, medali emas tersebut merupakan yang kedua di ajang Olimpiade. Sebelumnya, petenis berusia 30 tahun itu pernah meraih medali emas di Olimpiade Beijing 2008 lalu di nomor tunggal putra.

Sementara untuk nomor gan­da putra, pencapaian kali ini merupakan medali emas perta­manya.

Jauh sebelum tampil di Olimpiade Rio 2016, Nadal sebenarnya tak terlalu optimis dengan langkahnya di Rio de Janeiro karena masih berjuang mengatasi cedera pergelangan tangannya. ***

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

UPDATE

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:39

Kematian Siswa di Bengkulu Utara Tidak Terkait MBG

Kamis, 05 Maret 2026 | 05:15

Pelaku Penculikan Satu Keluarga di Jombang Berhasil Diringkus Polisi

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:59

Perdagangan, Kapal dan Selat Hormuz

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:39

Komnas Haji Desak KY Ikut Pantau Sidang Praperadilan Gus Yaqut

Kamis, 05 Maret 2026 | 04:15

DPRD Kota Bogor Terima Curhatan soal Syarat Pengurus RT/RW

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:59

Kesalahan Oknum Polisi Jangan jadi Alat Menyerang Institusi

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:40

Pelaku Pembunuhan Bocah di KBB Dijerat 20 Tahun Penjara

Kamis, 05 Maret 2026 | 03:21

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:55

DPRD Kota Bogor Godok Aturan Baru Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 05 Maret 2026 | 02:33

Selengkapnya