Berita

Fahmi Habsee/Net

Politik

Fahmi Habsee: Serang Risma, Ahok Blunder Dan Memancing Soliditas Primodial

JUMAT, 12 AGUSTUS 2016 | 13:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Serangan Ahok dengan jalan mendekonstruksi kinerja Risma selaku Walikota Surabaya selama ini menunjukkan kualitas Ahok yang tidak mampu membaca psikologis massa dan konfigurasi politik daerah di Jakarta. Hal ini juga makin menyulitkan partai-partai pendukungnya untuk memenangkan dalam Pilgubnya.

"Sejak awal saya sampaikan kelemahan Ahok adalah 'menilai diri melebihi harga kurs'. Implikasi akan melihat orang tidak lebih baik dari dia," kata Direktur Eksekutif Pusat Kajian (Pusaka) Trisakti, Fahmi Habsee, di Jakarta, Jumat siang (12/8).

Menurut Fahmi, yang merupakan intelektual PDI Perjuangan, Ahok harus belajar pada Pilgub DKI 2012 yang sangat jelas konfigurasi primodialnya. Bahwa Gubernur harus berasal dari Jawa atau Sunda karena mayoritas pemilih penduduk Jakarta itulah, sehingga Fauzi Bowo yang mengandalkan dukungan etnis Betawi tidak maksimal memenangkan.


"Coba kalau 2012 PDIP ajukan Ahok-Jokowi? Pasti kalah," tegas Fahmi.

Fahmi menganalisa, 70 persen etnis Tionghoa yang berada di Jakarta itu biasanya dari daerah Sumatera dan Kalimantan yang berdagang dan berbisnis dari nol merantau ke Jakarta .

"Etnis Tionghoa yang sudah seattle(sukses) bisnis di daerah Jawa cenderung tidak mau tinggal di Jakarta. Makanya menempatkan Ahok dari Babel menjadi cawagub Jokowi saat pilgub 2012 sudah tepat," ujar fungsionaris Badiklat PDIP ini.

Nah sekarang, tegas Fahmi, Ahok blunder dengan menyerang kinerja Risma selaku Walikota Surabaya. Itu sama saja dengan Ahok memancing serangan primodial (kedaerahan) kepada saudara-saudara dari Jawa Timur dan Jawa Tengah yang tinggal di Jakarta.

"Mereka seideologi dan sejalan dengan prinsip kerakyatan yg ditampilkan Risma selama ini di daerah kampung halamannya. Saran saya Ahok persiapkan diri saja jadi cagub Bangka Belitung. Belajar dan meniru pola komunikasi pemimpin-pemimpin daerah yang ada," demikian Fahmi. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya