Berita

Ilustrasi/Net

Pertahanan

Yasonna-Keenan Sepakat Kerjasama Atasi Terorisme

SELASA, 09 AGUSTUS 2016 | 17:18 WIB | LAPORAN:

Menteri Hukum dan Ham Yasonna Laoly mengelar pertemuan dengan Menteri Kehakiman Australia Michael Keenan guna membahas seputar penanganan terorisme dan persoalan imigran ilegal.

Kedua negara juga sepakat akan menjalankan kerjasama menangani para narapidana terorisme hingga narapidana narkoba.

"Kerjasama di bidang counter-terrorism. Karena terorisme ini bersifat global, kita ingin bangun kerjasama dengan negara-negara tetangga, termasuk Australia. Bagaimana menangani beberapa perilaku-perilaku terorisme dan bagaimana bantuan tentang penjara, menangani para napi terorisme, narkoba dan kerja sama di bidang lain," ujar Yasonna di kantornya jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (9/8).


Terkait penanganan pengungsi dan imigran ilegal, Yasonna menjelaskan, kerjasama yang dibangun mengenai pembangunan tempat penampungan bagi pengungsi.

Dalam hal ini, Australia memberikan bantuan kepada International Organization for Migration (IOM), yang kemudian digunakan untuk pengungsi di Indonesia.

Dikesempatan yang sama, Menteri Kehakiman Australia, Michael Keenan menjelaskan bahwa kerjasama penanganan terorisme sangat penting untuk menangani masalah keamanan antar kedua negara.

"Pertemuan ini sangat baik untuk berdiskusi mengenai law enforcement (penegakan hukum) penanganan terorisme serta berdiskusi mengenai keamanan kedua negara," ujar Keenan. [sam]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya