Berita

Foto/Net

Olahraga

Pengelola Klub Idealnya Jangan Nyalon

Jelang Kongres PSSI
SENIN, 08 AGUSTUS 2016 | 08:05 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kongres Pemilihan Ketua Umum dan 14 Exco PSSI untuk kepengurusan 2016-2020 akan diselenggarakan di Makassar, Sulsel, pada 17 Oktober men­datang.

Kepastian tempat digelarnya Kongres Pemilihan Exco PSSI 2016-2020 ini diputuskan dalam rapat Exco PSSI 2014-2016, yang berdasarkan Kongres Luar Biasa (KLB) Rabu lalu dipimpin oleh Hinca Panjaitan hingga ke saat berlangsungnya Kongres Pemilihan.

Hinca disetujui sebagai Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI setelah KLB mengesah­kan pengunduran diri Ketua Umum PSSI 2014-2018, La Nyalla Mahmud Mattalitti. Sehubungan dengan Kongres Pemilihan, beberapa nama kandidat ketua umum dan bakal calon anggota Komite Eksekutif kini sudah ramai beredar.


Kendati demikian, untuk po­sisi ketum, nama balon su­dah semakin mengerucut ke Eddy Rahmayadi, Pangkostrad. Jenderal berbintang tiga ini bah­kan disebut-sebut sudah direstui oleh Presiden Jokowi.

Kian melejitnya nama Eddy Rahmayadi juga tidak terlepas dari sikap legowo yang ditun­jukkan oleh seniornya, Jenderal (Purn) Moeldoko. Beberapa sumber menyebutkan, Muldoko yang eks Panglima TNI itu semula akan dimajukan oleh sebuah kelompok pemilik suara (voters) PSSI.

Namun, Moeldoko kemudian menarik diri setelah rencana pencalonannya "didiskusikan" dengan Jenderal Gatot Nurmantyo, Panglima TNI saat ini. Sementara itu, terkait dengan perebutan kursi untuk 14 ang­gota Exco, ada permintaan, imbauan bahkan desakan agar mereka yang akan maju dalam pertarungan itu benar-benar mewakili unsur yang mendu­kung penciptaan sepakbola Indonesia yang profesional dan komprehensif.

Untuk itu, disebutkan jika alangkah eloknya jika para pengelola klub, atau mereka yang menjadi pemilik, CEO, tidak mencalonkan diri. Itu adalah salah satu dari imbauan dari mantan-mantan pelaku sepakbola yang dimasa jayanya mengharumkan nama bangsa dan negara di pentas regional bahkan global.

Para mantan pemain nasional seperti Rully Nere, Bambang Nurdiansyah, Didik Darmadi, Berty Tutuarima, mengakui bah­wa mereka mengikuti dan mencermati dengan seksama agen­da besar sepakbola Indonesia mendatang itu, yakni Kongres Pemilihan PSSI 2016-2020 tersebut. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya