Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Pemerintah Harus Sadar, Rakyat Rindu Stabilitas Harga Pangan

SELASA, 02 AGUSTUS 2016 | 10:21 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selain perbaikan indikator ekonomi melalui reshuffle kabinet dan kebijakan tax amnesty, ada hal lain yang juga harus segera didasari dan dilakukan pemerintah.

Sebab hal ini, kata Waksekjen DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Dipo Ilham, sangat dibutuhkan rakyat dan sangat mendasar. Yaitu ialah stabilitas harga pangan dan ketersediaan lapangan kerja karena sensitif terhadap beban rakyat serta efektivititas selusin paket kebijakan ekonomi yang tampak resisten.

Dari segi stabilitas pangan saja, Dipo merasa cukup miris lantaran sebelumnya stabilitas harga pangan telah gagal dikendalikan sampai-sampai pemerintah tampak kelabakan. Perluasan zonasi impor daging sapi dan tak kalah menyedihkan muncul impor jeroan sapi maupun jeroan kerbau yang patut disayangkan.


Kendati demikian, sebagaimana keterangan kepada redaksi beberapa saat lalu (Selasa, 2/8), ia tetap optimis dan berharap ekonomi bisa kembali pulih ke arah fundamentalnya.

"Rakyat sangat mendambakan harga pangan yang stabil dan tersedianya lapangan kerja," demikian Dipo. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya