Berita

ilustrasi/net

Nusantara

Urus Paspor, Warga Gresik, Tuban Dan Bojonegoro Tak Perlu Ke Surabaya

KAMIS, 28 JULI 2016 | 19:20 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Warga Gresik, Tuban dan Bojonegoro tak perlu lagi mengurus paspor ke Surabaya. Pembuatan dan pengurusan paspor bisa dilakukan di Unit Layanan Paspor (ULP) di Banjarsari, Cerme.

"Pendirian ULP ini hampir rampung. Kalau urus sistem selesai sebulan, kira-kira dua bulan kedepan ULP ini sudah bisa beroperasi," kata Kepala Kanim Kelas I Tanjung Perak Saffar Muhammad Godam saat menerima rombongan imigrasi pusat di kantornya, Kamis (28/7).

Beroperasinya ULP ini diharapkan Godam, bisa mengurangi beban pemohon paspor di kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak sehingga pelayanan maksimal bisa dirasakan masyarakat.

ULP Gresik dirancang memiliki empat loket dan mampu menampung 150 pemohon setiap harinya. ULP ini merupakan ULP pertama di Indonesia yang didirikan di luar wilayah induknya.

"Setiap hari Imigrasi Tanjung Perak melayani 400 pemohon. Kalau ULP Gresik beroperasi akan mengurangi sepertiganya," kata Godam.

Wilayah kerja Kanim Tanjung Perak meliputi Tuban, Gresik, Bojonegoro, Lamongan dan Surabaya utara. Karena jaraknya lebih dekat dibandingkan ke Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Perak, Godam yakin pemohon paspor dari Gresik, Tuban dan Bojonegoro akan datang ke ULP. ‎Dia sudah menyiapkan 15 anak buahnya untuk memberikan pelayanan di sana. 

"Petugas nanti kita roling dari sini," katanya.[sam]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya