Berita

Politik

Resmi, PSI Daftar Ke Kemenkumham Sebagai Partai Politik

SENIN, 18 JULI 2016 | 18:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) resmi mendaftar sebagai partai politik ke Kementerian Hukum dan HAM hari ini.

Sekjen PSI, Raja Juli Antoni, menjelaskan pihaknya membawa semua persyaratan administratif, bahkan melebihi ditentukan oleh undang-undang.

"Hari ini PSI datang mendaftar ke Kemenkumham lengkap dengan segala persyaratan administratifnya, bahkan melebihi syarat-syarat yang ditentukan oleh undang-undang," ungkapnya dalam keterangan pers yang diterima petang ini (Senin, 18/7).


Turut hadir Grace Natalie (Ketua Umum PSI) dan Isyana Bagoes Oka (Ketua PSI). Rombongan PSI diterima langsung oleh Tehna Bana Sitepu (Direktur Tata Negara sekaligus Ketua Penerimaan Pendaftaran Partai Politik) dan Baroto (Kasubdit Partai Politik).

Lebih lanjut Toni menjelaskan bahwa tumpukan kertas yang diantarkan ke Kemenkumham tidak hanya tumpukan kertas adminstratif semata.

"Kami membawa harapan anak muda dari Sabang sampai Merauke untuk terciptanya sebuah tatatan politik baru yang berpihak kepada masa depan anak muda Indonesia," tegas Toni.

Dia sendiri mengapresiasi kinerja Panitia Penerimaan Pendaftaran Partai Politik, Kemenkumham. "Panitia penerimaan pendaftaran ini sangat baik dan  profesional. Kerap kami datang berkonsultasi. Mereka layani kami dengn baik dan terbuka," pungkas Toni.

Sementara itu, Tehna Bana Sitepu mengapresiasi kedatangan PSI. Dia berharap calon-calon partai lain dapat segera mendaftarkan juga.

"Bagus. Saya sangat apresiasi kedatangan PSI. Kami siap periksa 43 kontainer yang berisi syarat administrasi partai yang diantar PSI berdasarkan kriteria peraturan. Kami masih tunggu sampai tanggal 29 Juli bila ada partai yang akan mendaftar. Silakan. Kami akan membantu," demikian Tehna Bana Sitepu. [zul]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Dokumen dan BBE Usai Geledah Rumah Mewah Anggota Polri Yayat Sudrajat

Kamis, 10 September 2026 | 20:17

Pendalaman Fakta dan Penegakan Hukum Transparan Diperlukan di Kasus DJKA

Kamis, 10 September 2026 | 20:12

Tim 9 Kejagung Temukan Bukti Pemerasan Febrie di Kasus Jiwasraya

Kamis, 10 September 2026 | 20:05

Konsisten Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Kamis, 10 September 2026 | 19:58

Waketum Golkar: Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Warna Politik untuk Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 19:50

Rombak Ratusan Pejabat, Purbaya Minta Kemenkeu Bergerak Lebih Cepat

Kamis, 10 September 2026 | 19:40

Iwakum Dorong Pengerahan Maksimal Cari Lima Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 | 19:31

Menyoal Kasus Dadan Cs, JMI: Jangan Ramai di Awal, Lalu Hilang di Tengah Jalan

Kamis, 10 September 2026 | 19:14

Polisi Siap Sikat Penimbun Masker di Tengah Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kamis, 10 September 2026 | 19:01

Pembagian 50:50 Kuota Haji Tambahan Ternyata Kebijakan Gus Yaqut

Kamis, 10 September 2026 | 18:45

Selengkapnya