Berita

fadli zon/net

Kesehatan

Fadli Zon Ikut Dorong Dibentuk Panja Vaksin Palsu

KAMIS, 14 JULI 2016 | 20:53 WIB | LAPORAN:

Keterlibatan pihak 14 rumah sakit penerima vaksin palsu yang telah diumumkan Menteri Kesehatan Nila Moeloek harus dipastikan lagi.

"Harus diselidiki apakah mereka ini mengetahui bahwa ini vaksin palsu atau bukan, atau mereka juga korban," kata Wakil Ketua DPR, Fadli Zon kepada wartawan di gedung Nusantara III Senayan, Jakarta, Kamis (14/7).

"Jadi harus diselidiki apakah mereka ini bagian dari sindikat atau korban. Ini harus dibedah," ucapnya lagi.


Menurut Fadli, jika terbukti mereka mengetahui itu vaksin palsu maka dipastikan ada sindikat. Oknum-oknum RS yang terlibat distribusi vaksin palsu harus diberi sanksi karena ini menyangkut nyawa manusia.

"Saya tidak tahu datanya berapa banyak orang yang kena vaksin palsu, sehingga tidak ada dampak seperti yang diharapkan," tutur Fadli.

Ditanya urgensi tidaknya dibentuk panitia kerja di Komisi IX atau Pansus kasus peredaran vaksin palsu, Fadli pun menanggapi positif.

"Saya kira bagus dibentuk panja di Komisi IX sehingga kasus-kasus seperti ini tidak terulang lagi. Karena ini menurut saya cukup serius, bagaimana harapan masyarakat untuk mendapat kesehatan, kepercayaan masyarakat jatuh. Kan RS dipercaya msyarakat sebagai tempat untuk menyembuhkan penyakit, tapi kalau RS sudah tidak lagi dipercaya bagaimana, kan repot," demikian Fadli.[wid]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Kampus Demokrasi Obama

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:54

Presiden Prabowo Kemudikan Kapal Indonesia Menuju Ekonomi Pancasila

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:36

Merekonstruksi Ulang Konsolidasi Kebangsaan

Selasa, 23 Juni 2026 | 05:18

Keberadaan DSI Perlu Dievaluasi Ulang dalam Tata Niaga Sawit

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:59

Usaha Jufriyah Terus Keruk Cuan Bersama BRI

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:34

Perdamaian AS-Iran Tanpa Israel

Selasa, 23 Juni 2026 | 04:16

Turnamen Tenis Meja Masduki Cup 2026 Mengukir Asa Menuju Pentas Dunia

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:55

BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Berbagai Solusi Finansial

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:35

Koperasi Menjaga Keseimbangan

Selasa, 23 Juni 2026 | 03:15

Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan Harus jadi Kebutuhan

Selasa, 23 Juni 2026 | 02:55

Selengkapnya