Berita

Prajurit TNI Ikut Turun Tanam Padi

MINGGU, 26 JUNI 2016 | 07:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kepala Staf Kodam XII (Kasdam Tanjungpura) Brigjen TNI Ahmad Supriyadi didampingi Danrem 121/Abw Brigjen TNI Widodo Iryansyah bersama Wakil Bupati Sanggau (Kalimantan Barat) Yohanes Ontot dan elemen masyarakat menanaman padi di Dusun Serama, Desa Kawat, Kecamatan Tayan Hilir, Sanggau (Sabtu, 25/6).

Kegiatan ini merupakan bentuk MoU dan penandatangan kerja sama cetak sawah antara Pangdam Tanjungpura selaku penanggung jawab wilayah dengan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura (Distan TPH) Kalbar dan Distan Kalteng pada 21 Januari 2016 yang lalu.

Kodam Tanjungpura sebagai bagian dari komponen bangsa yang wajib ikut serta dalam mensukseskan program ketahanan pangan nasional. Hal ini sesuai yang telah diamanatkan oleh UU 34/2005 tentang tugas TNI melalui OMSP yaitu memberdayakan wilayah pertahanan dan membantu pemerintah di daerah.


Dalam tugas ini Kodam Tanjungpura bekerjasama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait mensukseskan program petahanan pangan nasional dengan cara menindaklajuti setiap poin kerja sama yang terdapat dalam nota MoU antara Kementerian Pertanian dengan TNI AD.

Kasdam Tanjungpura Brigjen TNI AD Ahmad Supriyadi menyampaikan program ketahanan pangan ini dimplementasikan dengan memelihara, meningkatkan dan mendukung pembangunan sarana prasarana pertanian, pendidikan dan pelatihan pertanian, transfer teknologi pertanian serta pendampingan program pertanian yang dilaksanakan dengan melibatkan seluruh kelompok tani, para bintara pembina desa dan danramil.

"Kita lihat di sawah banyak prajurit saya yang ikut turun menanam padi. Ini merupakan suatu wujud nyata bahwa TNI itu bermula dari rakyat dan untuk rakyat," kada dia seperti dalam rilis yang dikirim Pendam Tanjungpura, Minggu (26/6).

Melalui tanam padi serempak dan percepatan tanam ini, lanjut Kasdam, diharapkan dapat membantu program pemerintah daerah di bidang tanaman pangan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani, pelaku tani dan masyarakat umum lainnya guna tercapainya ketahanan pangan di wilayah Kalbar.

Lokasi tersebut awalnya adalah hutan belantara yang digarap oleh Kodam Tanjungpura bekerjasama dengan pemerintah daerah dan instansi terkait serta rekanan. Lahan yang telah dibuka untuk cetak sawah ini seluas 107 hektar. Lahan tersebut akan diberikan kepada poktan dan setiap orang mendapatkan lahan sawah seluas dua hektar untuk dimanfaatkan menanam padi. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya