Berita

Zulkifli Ajak Anak Panti Bisa Ngaji Sebelum Lulus SD

MINGGU, 26 JUNI 2016 | 06:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengunjungi Panti Asuhan binaan Pengurus Wilayah Aisyiyah DKI Jakarta di Tebet, Jakarta (Sabtu, 25/6).  Kunjungan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut Zulkifli bercerita tentang masa kecilnya ketika baru belajar membaca Al-Quran dan pengalaman masa kecilnya ketika masih di kampung halaman, Lampung.

Ketua Umum PAN ini juga mengajak anak-anak binaan panti Asuhan untuk mengaji bersama. Bahkan, Zulkifli juga memberikan pesan agar anak-anak binaan bisa khatam Al-Qur'an sebelum lulus sekolah dasar (SD).

"Saya usia lima tahun sudah bisa baca Al-Quran dan sebelum lulus SD sudah khatam," katanya memberikan contoh.


Lebih jauh, Zulkifli mengingatkan tentang pentingnya menuntut ilmu, baik ilmu umum maupun ilmu agama. Baginya untuk bisa meraih cita-cita diperlukan ilmu pengetahuan yang cukup dan semangat yang kuat.

"Saya juga minta anak-anak ku sekalian untuk selalu hormat terhadap ibunya," pesan Zulkifli.

Kunjungan tersebut adalah rangkaian dari kegiatan Safari Kebangsaan Merajut Kebhinekaan PAN yang sebelumnya sudah digelar di beberapa daerah di Jawa Barat pada awal Ramadhan ini.

Dalam kunjungan ini pula, Zulkifli memberikan santunan sekaligus mendukung pendirian program Gerakan Aisyiyah Cinta Anak (GACA) yang digagas oleh Majelis Kesejahteraan Sosial (MkS) PW Aisyiyah DKI Jakarta. Acara kemudian dilanjutkan dengan berdialog kebangsaan dengan santri dan ulama di Ponpes Minhaajurrosyiddin dan berlanjut pada acara dialog empat pilar dan BPJS di RS Islam Pondok Kopi Klender Jakarta Timur.

Selain Zulkifli, acara ini juga dihadiri oleh Ketua DPW PAN DKI Jakarta Eko Patrio serta beberapa pengurus DPP PAN seperti ketua DPP Azis Subekti dan Wasekjend Soni Sumarsono, Suherlan dan Keliek Umbaran. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya