Berita

risma-djarot

Berpengalaman, Djarot Dan Risma Layak Melawan Ahok

SABTU, 25 JUNI 2016 | 11:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dipastikan tidak akan mendukung Basuki T. Purnama dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang. Partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu diyakini akan mengusung calon sendiri.

"PDIP sangat berpengalaman dan percaya diri," jelas Direktur Indo Barometer, M. Qodari, dalam diskusi "Ahok Galau, Teman Risau" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat (Sabtu, 25/6).

Pembicara lainnya adalah Ketua PDIP Andreas H. Pareira, Ketua DPP Golkar Agun Gunandjar, dan Imanuel Ebenezer, Ketua Komunitas Batman atau relawan Ahok.


Setidaknya ada dua figur yang tepat untuk diusung partai berlambang kepala banteng itu. Pertama, Djarot Saiful Hidayat, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Dalam amatannya, seorang wagub di banyak daerah kerap maju menjadi calon gubernur. Karena sudah punya modal pengalaman pengetahuan persoalan pemerintahan.

"Djarot juga latar belakangnya kepala daerah," ungkapnya, terkait masa lalu Djarot sebagai Walikota Blitar. Apalagi, dia menambahkan, Djarot merupakan kader tulen PDIP.

Selain Djarot, PDIP juga bisa melirik Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Karena menurutnya, untuk melawan Basuki T. Purnama harus seorang yang sudah berpengalaman sebagai kepala daerah.

"Risma, walikota sukses. Surabaya kota metropolitan, seperti Jakarta," ungkapnya.

Sampai saat ini, diakuinya, Risma enggan untuk maju menjadi calon gubernur DKI Jakarta. Jangankan ke Ibukota, maju di pilgub Surabaya, dia juga enggan.

Namun, dia meyakini, kalau Mega yang meminta, Risma akan bersedia dicalonkan. Hal itu terbukti pada pengalaman Pilkada Surabaya. Risma yang awalnya menolak Wisnu Sakti Buana akhirnya menerima dan saat ini menjadi wakilnya dalam memimpin kota pahlawan tersebut.

"Hubungan keduanya dekat," tandasnya.

Selain Djarot dan Risma, Qodari menambahkan, PDIP juga punya banyak stok kepala daerah yang layak maju di Pilgub DKI. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya