Berita

Harga Bisa Lebih Murah, Paskomnas Luncurkan Pasar Induk Berbasis Online

RABU, 22 JUNI 2016 | 16:47 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Seiring pesatnya perkembangan e-commerce, kini pasar induk pun turut berbenah menciptakan terobosan di bidang teknologi digital guna menjangkau pasar yang lebih luas dengan mudah dan efisien.

Hari ini (Rabu, 22/6), PT. Paskomnas Indonesia, sebuah grup perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan jaringan pasar induk sayur dan buah-buahan, meluncurkan layanan pasar induk berbasis online, www.paskomnas.com atau Pasar Komoditi Nasional.

Layanan pasar induk berbasis online ini sudah siap memenuhi kebutuhan pasar masyarakat di wilayah Jabodetabek dan Surabaya.


"Untuk melayani konsumen secara langsung, kami melalui Teman Paskomas, yaitu komunitas reseller yang kami bangun untuk membantu melayani pesanan konsumen rumah-tangga secara kolektif. Melalui metode pemesanan yang mudah, produk segar berkualitas dapat sampai di tangan konsumen dalam waktu satu hari setelah pembayaran dengan harga terbaik," jelas CEO PT. Paskomnas Indonesia Hartono Wignjopranoto dalam keterangannya.

Kehadiran www.paskomnas.com ini dinilai tepat di tengah lonjakan harga yang biasa terjadi pada saat menjelang Lebaran. Karena bisa menjadi sebuah jembatan pemasaran yang terkoneksi secara efisien dan efektif antara konsumen dengan petani atau produsen komoditas pasar induk secara langsung.

"Sehingga, semakin pendeknya jalur distribusi ini dipercaya mampu menjaga kestabilan harga pasar, www.paskomnas.com jauh lebih murah dibandingkan dengan harga pasar modern lainnya," ungkapnya.

Dia berharap, lewat Layanan pasar induk berbasis online tersebut, Paskomnas dapat memberikan kontribusi positif bagi semua pihak baik konsumen maupun produsen termasuk para petani pengolah komoditi vital bagi masyarakat.

"Dengan kerjasama strategis ini, ke depannya kami akan mengembangkan layanan serupa untuk pasar yang lebih luas, yaitu untuk meliputi daerah lainnya di Indonesia. Kami berharap keberadaan www.paskomnas.com ini dapat diterima dan disambut baik oleh masyarakat luas," demikian Hartono Wignjopranoto.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya