Berita

Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo:net

Olahraga

Lorenzo KesulitanImbangi The Doctor

Gara-Gara Adaptasi Ban
RABU, 22 JUNI 2016 | 09:14 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pebalap Movistar Yamaha Jorge Lorenzo masih merasa kesulitan membalap dengan ban Michelin sehingga performanya di tahun ini tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan.

Lorenzo saat ini ada di posisi kedua klasemen dengan nilai 115 poin, tertinggal 10 angka dari Marc Marquez yang ada di peringkat pertama. Berada di posisi kedua klasemen semen­tara tak lantas membuat joki asal Spanyol ini bernafas lega. Jorge khawatir dengan performa yang ditunjukkan oleh Valentino Rossi.

Saat ini, di unggul 12 poin dari Rossi yang ada di posisi ketiga, Lorenzo tetap menilai The Doctor-julukan Rossi melakukan hal yang lebih baik dibandingkan dirinya dalam hal adaptasi ban.


"Dengan motor yang sama, Rossi berhasil mempertahankan kondisi ban lebih lama dan lebih bagus dibandingkan saya. Bila mampu melakukan hal itu, tentunya akan sangat ber­guna bagi setiap pebalap ke­tika melalui perlombaan yang sulit," ujar Lorenzo dikutip Tuttomotoriweb.

Lorenzo pun menunjuk ke­berhasilan Rossi jadi juara di GP Katalonia adalah lantaran kemampuannya membalap dan beradaptasi dengan kondisi ban.

"Saya tak bisa mengemudi seperti Rossi dan saya tak bisa begitu saja mengganti gaya membalap untuk menghindari masalah yang ada," ujarnya.

Lorenzo pun bertekad untuk mengupayakan sesuatu agar dirinya bisa lebih nyaman men­jalani perlombaan di seri-seri berikutnya, termasuk GP Assen yang bakal berlangsung akhir pekan ini.

"Kami harus menganalisa data yang ada dan mungkin saja kami akan mencoba berbicara dengan Michelin untuk melihat apakah ada kemungkinan untuk mengganti ban yang bisa lebih konsisten bagi tiap pebalap," tandasnya. ***

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya