Berita

net

Olahraga

Menpora Kukuhkan Kontingen Indonesia Olimpiade Rio

SELASA, 21 JUNI 2016 | 18:48 WIB | LAPORAN:

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, mengukuhkan dan melepas Kontingen Indonesia menuju Olimpiade  Rio de Janeiro Brasil 2016 di Wisma Menpora, Senayan, Jakarta Pusat.

Indonesia telah meloloskan 26 atlet untuk berjuang mendulang prestasi di Brasil.

"Saya yakin apa yang kita lakukan dan usahakan tidak akan ada yang sia-sia. Tentu kita semua saling mendoakan dan juga mendoakan teman-teman kita yang sekarang masih berjuang untuk berangkat menuju Rio" ucap Imam, Selasa (21/6).


Pemerintah memberikan mandat kepada Raja Sapta menjadi Chief De Mission untuk Kontingen Indonesia di ajang Olimpiade Rio.

"Kita semua selaku pemerintah dan juga seluruh masyarakat Indonesia, mendukung serta mendukung para atlet yang akan bertanding nanti," kata Menpora.

"Kalian semua harus memiliki mental juara. Kalian juga harus meyakini bahwa kalian adalah yang terbaik. Kita percayakan untuk hasil yang terbaik kepada Raja Sapta selaku Chief De Mission Olimpiade Rio," lanjut Imam.

Imam memberikan motivasi kepada para atlet. Ia mengatakan, Indonesia pasti mampu meraih emas dan menjadi juara.

"Saya pribadi yakin bahwa kalian akan membanggakan Indonesia. Dan kalian akan mendapatkan emas untuk Indonesia. Indonesia mampu, Indonesia bisa, Indonesia Juara," tuturnya kepada para atlet.

Terlepas dari itu, Imam juga mengatakan, sebagai bentuk penghormatan pemerintah kepada para atlet maka pemerintah sudah meluncurkan program penghargaan masa tua.

"Pemerintah sudah meluncurkan program penghargaan masa tua. Itu adalah suatu bentuk penghormatan kita kepada para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa Indonesia," ungkapnya. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya