Berita

rachmawati/net

Rachmawati: Rencana Impor Rektor Itu Ide Gila Dan Anasionalis!

MINGGU, 19 JUNI 2016 | 00:29 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dunia pendidikan Indonesia saat ini seperti kembali ke era penjajahan Belanda. Bagaimana tidak, kini muncul wacana untuk mengimpor dosen luar negeri yang bahkan untuk menjadi rektor universitas di Indonesia.

"Impor rektor asing adalah ide gila dan anasionalis. Ini cermin mental inlander, semacam mental kuli dan pelanggaran terhadap kedaulatan bangsa," kata tokoh nasional Rachmawati Soekarnoputri dalam keterangan, Sabtu malam (18/6).

Rencana ini juga, sambung Rachma, merupakan bentuk pelecehan terhadap kaum intelektual Indonesia, dan pelecehan terhadap the founding father, yaitu DR. Ir Soekarno dan DR. Mohammad Hatta yang telah memerdekakan Indonesia dari keterjajahan, termasuk penyadaran pendidikan yang menilai bahwa"kulit putih" lebih unggul dan sebagai adi-adi ning bangsa.


"Apakah benar kaum cendekiawan kita di bawah standar orang asing? Patut diduga yang punya ide gila besar kemungkinan antek asing atau local agent yang punya hidden agenda besar agar generasi muda bangsa menjadi koeli onder de natsie dan jadi budak intelektual asing," ungkap Rachma.

Menurut Rachma, rencana ini merupakan grand design asing setelah berhasil mengubah UUD1945 menjadi konstitusi liberal kapitalistik. Dan untuk jangka panjang, hal ini bisa menghancurkan nation character building lewat operasi drug addicted dan narkoba

"Sekarang operasi itu dilakukan dengan intelektual brain washing, mission acomplished to demolish Soekarno-Hatta," demikian Rachma. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya