misbakhun/net
misbakhun/net
RMOL. Sikap Presiden Joko Widodo yang menolak Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) dengan alasan mendahulukan kepentingan nasional menuai apresiasi dari Senayan.
"Saya sejalan dengan sikap presiden Jokowi. Sepanjang UU di Indonesia belum ada yang mengatur tentang perlindungan terhadap petani tembakau dan Industri hasil tembakau maka sudah pantas dan selayaknya FCTC ditolak ratifikasi di NKRI," kata anggota Badan Legislasi DPR RI, Mukhamad Misbakhun, di Gedung DPR, Senayan (Jumat, 17/6).
Saat ini, katanya, Baleg sedang menginisiasi RUU Pertembakauan untuk melindungi kepentingan petani tembakau Indonesia. Dan Indonesia tidak boleh tunduk pada kepentingan asing yang dipaksakan.
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Senin, 13 April 2026 | 08:21
UPDATE
Kamis, 23 April 2026 | 00:02
Kamis, 23 April 2026 | 00:00
Rabu, 22 April 2026 | 23:32
Rabu, 22 April 2026 | 23:29
Rabu, 22 April 2026 | 23:18
Rabu, 22 April 2026 | 23:00
Rabu, 22 April 2026 | 22:59
Rabu, 22 April 2026 | 22:52
Rabu, 22 April 2026 | 22:32
Rabu, 22 April 2026 | 22:30