Berita

hendri satrio

Dukungan Golkar, Nasdem, Dan Hanura Membuat Ahok Nyaman

RABU, 15 JUNI 2016 | 09:55 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dukungan Golkar, Nasdem, dan Hanura, kepada Basuki T. Purnama untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 mendatang dinilai akan membuat dirinya nyaman.

Pengamat politik Hendri Satrio menyatakan jumlah kursi ketiga partai tersebut sudah memenuhi persyaratan untuk mengusung pasangan, yaitu 24 kursi. Hanura memiliki 10 kursi, Golkar 9 kursi, dan Nasdem 5 kursi.

Sementara persyaratan minimal adalah 22 kursi.


Selain itu juga, ketiga parpol itu juga tidak mengharuskan Ahok bergabung. Hal ini sesuai dengan sifat dan karakter Ahok yang tidak ingin terikat dengan partai.

"Kalau (dukungan) Golkar, Nasdem, dan Hanura, Ahok nih lebih nyaman. Dia nggak harus jadi kader partai," ujar dosen Universitas Paramadina ini saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL pagi ini (Rabu, 15/6).

Sementara PDIP, dia menambahkan, sudah menyatakan tidak akan meminang Gubernur DKI Jakarta tersebut. Namun, akan mendukung kalau Ahok sendiri yang mau bergabung.

"Berarti (Ahok) harus jadi kader PDIP," sambung  juru bicara Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi) ini.

Setelah Nasdem dan Hanura yang sudah lebih dahulu menyatakan dukungan, Golkar secara resmi mengumumkan menyokong Ahok kemarin. Alasannya, Golkar menilai kinerja Ahok di DKI sudah cukup terbukti untuk diusung kembali menjadi Gubernur.

"Hasil kajian mendalam terkait dukungan politik, Golkar mendukung saudara Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai calon gubernur DKI 2017," ujar Plt Ketua DPD Golkar DKI, Yorrys Raweyai di Ballroom hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Selasa (14/6). [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya