Berita

Lombok Jadi Tuan Rumah Internasional Gran Fondo New York

SELASA, 14 JUNI 2016 | 18:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Lombok akan menjadi tuan rumah even internasional Gran Fondo New York (GFNY) Indonesia 2016. Gran Fondo atau marathon-nya sepeda itu bakal pada 2 Oktober 2016 mendatang.

Ini adalah event dunia pertama seri GFNY di Indonesia. Tuan rumah lain untuk seri dunia GFNY 2016/2017 adalah Mont Ventoux (Prancis), Mexico City, Jerman, Italia, Argentina, Cozumel (Meksiko), Uruguay, dan Kolombia. Puncak kejuaraannya, akan diadakan di New York, Amerika Serikat, 21 Mei 2017.

"Kami hanya butuh dua bulan untuk meyakinkan GFNY bahwa Lombok akan menjadi tempat yang luar biasa untuk even ini, dan akhirnya sukses,” ujar Axel Moeller, promotor sekaligus penyelenggara GFNY Indonesia dalam keterangannya (Selasa, 14/6).


Lombok memang dianggap pantas jadi tuan rumah. Tracknya memenuhi syarat, dengan segala medan. Dari tepian pantai, pegunungan penuh tanjakan, dan hijau persawahan yang khas. "Dengan segala keindahannya, kami yakin Lombok akan memberi kesan menawan yang takkan terlupakan. Khususnya kepada para peserta dari mancanegara," lanjutnya.

Terpilihnya Lombok sebagai lokasi even kejuaraan tingkat dunia itu tak lepas dari kesuksesan Indonesia menggelar even sport tourism Tour de Bintan dan Tour de Barelang, belum lama ini. Di dua even itu, peminat Gran Fondo mencapai ratusan. Lebih dari 80% pesertanya berasal dari luar negeri.

"Jadi saat mengajukan nama Lombok, saya sangat percaya diri. Lombok pasti bisa menggelar salah satu Gran Fondo paling terkenal di dunia. Menjelajahi Lombok dengan sepeda, akan menjadi sebuah cara baru untuk menikmati keindahan alam Indonesia," tandasnya.

Peserta GFNY Indonesia nanti akan diajak menjejah kawasan utara Senggigi, kota Mataram, Monumen Seribu Masjid, Sekotong Bawah,Pelabuhan Lembar, Sekotong Tengah, wilayah perbukitan di Nambung hingga Batu Jangkih. Selain itu, peserta juga akan diajak menerabas Lombok tengah, Pusuk Pass, dengan pemandangan Gunung Rinjani di kejauhan, Nipah, Malimbu, hingga finish di Santosa Resort.

"Panorama Lombok indah sekali. Sangat layak untuk dieksplor. Kami sudah melakukan tes rute. Juga sudah melakukan syuting untuk bahan promosi. Pengambilan gambarnya dilakukan tim Kementerian Pariwisata dibantu Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, akhir pekan kemarin. Dan hasil dari syuting tadi, akan dijadikan materi promosi untuk ditayangkan ke Foxsports dan CNN internasional," tandas Axel.

Sementara itu, Menpar Arief Yahya menyebut sport tourism seperti GFNY ini akan menaikkan pamor Lombok sebagai destinasi utama Pariwisata Indonesia. Selama ini Lombok masih menjadi destinasi tambahan, karena 90 persen dari kunjungan wisman sekitar 1 juta orang di 2015 itu, masuk dari pintu Denpasar Bali. Hanya 10 persen saja yang mendarat ke Lombok.
"Nah, ini kesempatan untuk berpromosi tentang atraksi Lombok yang komplit,” kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya.

Karena itu, Arief Yahya yang mantan Dirut PT Telkom ini mengingatkan kepada pemda untuk mempersiapkan semua destinasi yang dilintasi marathon sepeda itu dengan baik.

"Harus ada percepatan di semua lini. Baik atraksi, akses maupun amenitas, sebagai prasyarat destinasi utama itu harus berbenah sebaik-baiknya. Kesempatan tidak datang dua kali. Kalau peluang promosi bisa dimaksimalkan, maka Lombok akan semakin cepat menjadi destinasi kelas dunia," ungkap Arief Yahya. [zul]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya