Berita

Olahraga

Pilih Riedl, PSSI Buang Waktu RD Dan Nil Maizar

SENIN, 13 JUNI 2016 | 15:41 WIB | LAPORAN:

Penunjukan Alfred Riedl sebagai pelatih tim nasional senior Indonesia dinilai terkesan dipaksakan. Itu membuktikan PSSI tidak profesional.

"Buat apa  dibentuk tim panelis kalau pada akhirnya PSSI sudah memiliki calon," kritik Ketua Umum Persijatim, Gatot Haryo Sutedjo

Menurut dia, PSSI sama saja tidak menghargai pelatih-pelatih yang sudah datang untuk presentasi.
 

 
"Kenapa tidak dari awal saja diumumkan. Kasihan pelatih-pelatih lain yang sudah datang dan meluangkan waktu untuk melakukan presentasi," cetusnya.

Seperti diketahui sebelumnya, PSSI telah menyeleksi dua pelatih top lokal Rahmad Darmawan dan Nil Maizar melalui Komite Teknik dan Pengembangan PSSI. Bahkan kedua pelatih sudah menjalani tes kepatutan dan kelayakan. Tapi ternyata Riedl yang dipilih. Penunjukkan Riedl praktis menjadi tanda tanya bagi insan sepakbola Indonesia.

"Memang penunjukan pelatih itu wewenang mereka tapi, ini membuktikan kalau mereka tidak paham dengan persoalan timnas saat ini. Mereka tidak kreatif, masih terpaku pada Riedl.Atau mungkin ada hal lain yang disembunyikan sebagai alasan mereka," tengarainya.

Dia berharap di kepengurusan PSSI mendatang hal seperti ini tidak terjadi. PSSI pasca KLB harus melibatkan Asosiasi Pelatih Sepak Bola Indonesia dalam menentukan calon-calon pelatih timnas.

Menurut dia lagi, APSI dapat dijadikan mitra sebagai anggota PSSI.[wid]
 

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya