Berita

Holly Madison:net

Blitz

Playboy Mansion Dibeli Tetangga Sebelah

RABU, 08 JUNI 2016 | 08:11 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kabar mengejutkan datang dari bos Playboy, Hugh Hefner. Dia menjual rumahnya, yang sangat mewah, Playboy Man­sion, seharga 100 juta dolar AS. Rumah besar itu dibangun pada 1927 dan dibeli oleh bos Playboy pada 1971 seharga 1,1 juta dolar AS yang merupakan transaksi penjualan properti ter­mahal di Los Angles saat itu.

Hugh Hefner menjadikan ru­mah di Los Angeles itu sebagai pengganti Playboy Mansion sebelumnya, di Chicago, yang dibangun pada 1959.

Di dalamnya terdapat lapan­gan tenis, kolam renang besar, gudang anggur, bioskop pribadi dan rumah-rumah permainan, namun mesti direnovasi untuk memenuhi standar sebagaima­na rumah lain di Beverly Hills, California.


Playboy Mansion dijual kepada Daren Metropoulos, seorang pengusaha keuangan yang tinggal di sebelah rumah tersebut.

Daren yang kini berusia 32 tahun itu membeli properti se­luas 1.658 meter persegi, yang harga pasarnya mencapai 200 juta dolar AS atau kira-kira Rp 2,6 triliun.

Sebelumnya, dia juga yang membeli properti di sebelah ru­mah itu dari Hefner pada 2009 dengan harga 18 juta dolar AS atau sekitar Rp 240 miliar.

Istana ini me­mang sangat terkenal dan memiliki banyak kisah. Di rumah tersebut sejumlah model Playboy pernah menetap seperti Holly Madison dan Kendra Wilkin­son.

Isu ini menim­bulkan spekulasi lain. Publik penasa­ran alasan di balik penjualan Playboy Mansion tersebut. Apakah Hefner jatuh bangkrut? Hefner mendiri­kan Playboy pada 1953 dengan edisi pertamanya me­nampilkan Mari­lyn Monroe seba­gai "Playmate of the Month".

Playboy kemudian men­jadi merek yang terkenal dan logo kelinci mengenakan dasi kupu-kupu digunakan untuk berbagai bisnis, seperti klub dan restoran.

Playboy Mansion diputuskan dijual setelah majalah Playboy berhenti menerbitkan foto-foto telanjang karena sudah keting­galan zaman, seiring maraknya situs cabul gratis di internet.

Tiras majalah pria ini mer­eka turun menjadi 800 ribu eksemplar tahun lalu dari 5,6 juta pada 1975. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya