Berita

teguh santosa-benny mokalu

Teguh Santosa Dan Benny Mokalu Sepakat Pilkada DKI Jakarta Harus Damai

SABTU, 04 JUNI 2016 | 00:32 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

.  Bacagub DKI Jakarta, Teguh Santosa  bertemu  dengan bacawagub Irjen AJ Benny Mokalu di Restoran Phinisi, Jalan Gunawarman, Jakarta Selatan, Jumat siang (3/6). Pertemuan ini dilatarbelakangi persahabatan yang sudah terjalin saat keduanya sama-sama bergiat di Bakorkamla (Badan Kordinasi Keamanan Laut) RI,
 
Dalam pertemuan yang sangat cair itu, keduanya sepakat bahwa Pilkada DKI Jakarta 2017 harus berjalan dengan damai serta mengedepankan cara-cara yang bersih, elegan dan menolak kampanye hitam yang mengundang rasa permusuhan apalagi yang dilandasi ego kesukuan, agama ataupun ras.
 
Pertemuan itu dihadiri oleh Ketua Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa) AM Putut Prabantoro, yang ketika persahabatan keduanya terjalin menjabat sebagai Konsultan Komunikasi Publik Bakorkamla RI, yang saat ini bernama Bakamla RI.
 

 
"Saya kira pertemuan di Bakorkamla dan di restauran Phinisi sekarang ini bukanlah suatu yang kebetulan. Yang di atas telah mengatur semuanya dalam garis tangan masing-masing. Kita bersama-sama bertugas dalam profesi masing-masing di Bakorkamla dan karena persahabatan inilah kami bertemu di sini dalam posisi masing-masing," ujar Benny Mokalu, yang mantan Kapolda Bali dan Bengkulu ini.
 
Sementara menurut Teguh Santosa, mereka berdua memiliki satu pengalaman berharga dalam hidup saat bertugas di Bakorkamla. Karena pengalaman hidup yang istimewa itulah, persahabatan itu tidak pernah terlupakan. Ketua Pelaksana Hari Pers Nasional (HPN) 2016 ini menjelaskan, saat sekolah program S2 di Hawaii, AS, laut memang mempengaruhi dan membentuk cara pandangnya yang baru terhadap laut Indonesia.
 
"Orang Indonesia hanya melihat wilayah Pasifik sebagai laut dan pulau-pulau yang ada di situ tidak pernah tebaca atau menjadi perhatian. Namun ketika saya bersekolah di Hawaii, saya baru tahu bahwa Pacifik merupakan wilayah yang diperebutkan negara besar termasuk AS, Jepang, China dan lain-lain. Dari Laut Pacifik itulah, pertempuran besar dunia berawal," ujar Wakil Rektor Universitas Bung Karno itu.
 
Keduanya mengakui bahwa laut dan Bakorkamla, saat Kalakharnya (Kepala Pelaksana Harian) dijabat oleh Laksdya TNI Y. Didik Heru Purnomo, memang menyatukan persahabatan di antara mereka. Bahkan pengalaman hidup seperti yang dituturkan oleh Teguh Santosa, diakui oleh Benny Mokalu menjadi ikatan persahabat yang mendorong pertemuan mereka di Restoran Phinisi.

Diakui oleh mereka berdua saat di Bakorkamla mereka benar-benar melihat laut sebagai latar depan wilayah Indonesia, yang sangat strategis ini.
 
Terkait dengan Pilkada DKI Jakarta 2016, keduanya sepakat harus dilaksanakan dengan damai. Mereka juga satu kata bahwa kampanye hitam tidak boleh dilakukan apalagi yang berlandaskan suku, agama ataupun ras harus dihindari. 
 
"Kita semua harus mengakui dan memuji keberhasilan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama dalam merealisasikan program-programnya.  Namun masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan dan untuk menyelesaikannya dibutuhkan duet yang solid dan harmonis," ujar Benny Mokalu, yang  membawa slogan Jakarta Yang Menyanyi dan Menari”, sebagai bukti bahwa Jakarta untuk semua dan aman bagi seluruh warganya termasuk warga pendatang dan warga asing.
 
Sementara bagi Teguh, yang juga dosen UIN Syarif Hidayattulah ini, mindset warga Jakarta harus diubah dan menjadikan pariwisata sebagai lokomotif pembangunan.
 
"Cara pandang Jakarta dan warganya harus diubah. Pariwisata, sebagai salah satu perhatian, harus menjadi lokomotif pembangunan dan itu membutuhkan banyak kerja keras dan terobosan. Sektor pariwisata adalah instrumen yang pas untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jakarta.  Harus terjadi multiplier effect  dalam industri pariwisata," ujar Teguh yang mengusung program 24 JAM-Jakarta Adil dan Manusiawi.
 
Pencalonan Teguh sebagai bacagub DKI Jakarta mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan termasuk Menko Maritim dan Sumberdaya Rizal Ramli, Walikota Bandung Ridwal Kamil, Tokoh Pergerakan Hariman Siregar dan bahkan dari Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya