Berita

foto :humas kemenpora

Olahraga

Pemerintah Kucurkan Rp 71 Miliar Untuk Jambore Nasional Pramuka

JUMAT, 03 JUNI 2016 | 15:58 WIB | LAPORAN:

Kementerian Olahraga dan Pemuda (Kemenpora) bersama Kwarnas Pramuka menandatangani naskah kerjasama untuk dukungan fasilitas pemerintah dalam pelaksanaan Jambore Nasional Gerakan Pramuka ke-XX di Bumi Perkemahan Cibubur, 14-21 Agustus 2016 mendatang.

Penandantanganan dilakukan oleh Asdep Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan, Sanusi mewakili Kemenpora dan Sekjen Kwarnas, Rafli Effendi di ruang sidang lantai 3 Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (3/6) pagi. Turut menyaksikan Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Bambang Trijoko dan Asdep Kewirausahaan Pemuda Ponijan.

"Dukungan ini ditujukan untuk kegiatan Jambore Nasional sesuai DIPA Kemenpora dukungan fasilitasi ini seluruhnya sebesar Rp 71 miliar," ucap Sanusi.


Diharapkannya bantuan ini dapat memperlancar kegiatan Jamnas yang menghadirkan 26 ribu peserta dalam dan luar negeri. Sanusi juga menyebutkan, sebagian dana itu nantinya untuk renovasi fisik seperti Mandi Cuci Kakus (MCK), air, listrik, poliklinik dan lain sebagainya.

Sementara itu,  Rafli Effendi merasa bersyukur atas apa yang dilakukan Kwartir Nasional dan pemerintah melalui Kemenpora.

"Bantuan ini sudah siap digunakan, hari ini tanda tangan besok sudah mulai kerja, kami berharap Jambore yang sangat diidamkan seluruh pramuka penggalang di seluruh Indonesia ini berjalan lancar," kata Rafli.

Ia menambahkan, rencananya pertengahan bulan Juni Presiden Jokowi akan tinjau langsung kesiapan pelaksanaan Jambore Nasional. Selain itu turut diundang semua negara ASEAN dan beberapa negara Eropa.

Menurut Wakil Ketua Bidang Usaha Aset Gerakan Pramuka Fahmi Assegaf, Jamnas kali ini bertepatan dengan 55 tahun Hari Pramuka pada 14 Agustus 2016.
 
"Kwartir nasional nantinya akan memberikan penghargaan kepada pramuka teladan seperti penghargaan Lencana Melati oleh Presiden, Penghargaan Dharma Bhakti termasuk kepada kwartir daerah yang aktip memajukan pramuka di daerahnya baik Gubernur, Walikota dan Bupati," urai Fahmi.[wid]

 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya