Berita

Politik

Popularitas Makin Bagus, Kini PAN Undang Teguh Santosa Ikut Penjaringan Pilkada Jakarta

SELASA, 24 MEI 2016 | 19:04 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Popularitas Teguh Santosa di bursa pemilihan gubernur DKI Jakarta dinilai semakin baik. Belakangan, giliran Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengundang wartawan senior dan dosen itu ikut dalam proses penjaringan bakal calon gubernur DKI Jakarta yang diselenggarakan partai itu.

Undangan disampaikan langsung oleh Ketua Tim Penjaringan Bacagub DKI Jakarta di DPW PAN Jakarta, Johan Musawa, dalam pertemuan dengan Teguh di Jakarta, Selasa siang (24/5).

Dalam kesempatan itu Johan yang juga anggota DPRD Jakarta didampingi anggota Tim Pemenangan DPW PAN DKI Jakarta Rihan Febrianto dan Ketua DPW BM PAN Jakarta Satria Chaniago.


PAN memiliki dua kursi di DPRD Jakarta, dan bergabung dalam satu fraksi dengan Partai Demokrat. Kedua partai ini membentuk Fraksi Depan.

Johan Musawa mengatakan, sudah menjadi kewajiban mereka mencari bibit pemimpin terbaik untuk Jakarta. Mereka juga tahu bahwa Teguh yang juga Ketua bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) memiliki hubungan baik dengan tokoh-tokoh partai yang didirikan Amien Rais itu.

Saat ini Teguh tengah mengikuti proses penjaringan di tiga partai politik, yakni Partai Demokrat, PDI Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Beberapa tokoh dari berbagai sektor memberikan dukungan untuk dosen UIN Syarif Hidayatullah itu.

Sementara pengamat politik Hendri Satrio mengatakan popularitas Teguh mengalami peningkatan  belakangan ini.

"Teguh bisa digunakan partai-partai untuk mendongkrak popularitas dan mengembalikan kepercayaan masyarakat," kata Hendri.

Selain masih relatif muda, sebut Hendri, Teguh memiliki gagasan-gagasan brilian untuk memperbaiki keadaan Jakarta.

"Teguh juga pekerja keras dan punya kemampuan komunikasi politik yang baik," demikian Hendri. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya