Berita

foto :net

Olahraga

Menpora: Tim Thomas Indonesia Sudah Berjuang Maksimal, Suatu Saat Pasti Juara

SENIN, 23 MEI 2016 | 08:44 WIB | LAPORAN:

Kendati tak menjuarai Piala Thomas 2016, Menpora Imam Nahrawi tetap mengapresiasi perjuangan keras Tim Indonesia pada laga final Minggu (22/5).

Hendra Setiawan dkk dinilai sudah mengeluarkan segala kemampuan meski akhirnya harus mengakui keunggulan Denmark 2-3. Cak Imam pun tetap yakin suatu saat nanti Tim Indonesia dapat merebut kembali tropi lambang supremasi kejuaraan beregu putra tersebut.

Luar biasa Tim Thomas Indonesia. Kalian sudah berjuang habis-habisan, suatu saat kita pasti juara. Terimakasih sahabat-sahabatku,” kata Menpora yang menyempatkan diri nonton bareng siaran langsung final Piala Thomas di sela-sela acara peresmian GOR di daerah Compreng, Subang, Jawa Barat, Minggu (22/5) di rumah Kyai Imron Nulkhairot berdasarkan rilis dari Kemenpora.


Meski menyaksikan pertandingan melalui live streaming dan agak sedikit terputus-putus karena sinyal, Menpora bersama Kyai Imron dan beberapa warga dan masyarakat sekitar tampak begitu semangat melihat pertandingan ganda kedua Indonesia Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi vs Kim Astrup/Anders Skaarup. Bahkan Menpora juga sempat berkomentar agar pasangan Indonesia jangan terpancing emosi oleh provokasi yang dilakukan Kim Astrup yang pada pertandingan terlihat sering memancing pasangan Indonesia dengan protes-protesnya.

"Tenang jangan sampai terpancing emosi," kata Menpora sambil terlihat ikut tegang menyaksikan pertandingan.

Menpora akhirnya bersorak ketika pasangan Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi berhasil menyamakan kedudukan Indonesia vs Denmark 2-2 setelah berhasil menaklukan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen. 21-16, 21-14.  Ketegangan kembali terlihat dari Menpora ketika menyaksikan partai terakhir antara Ihsan Maulana Mustofa menghadapi Hans-Kristian Vittinghus. Sayang perjuangan Ihsan harus terhenti setelah menyerah dari Hans-Kristian Vittinghus. 21-15, 21-7.

Tetap memberikan apresiasi atas perjuangan tim Thomas, Menpora mengakui harus ada evaluasi usai perhelatan Piala Thomas dan Uber tahun ini. Khususnya si nomor tunggal menyusul tiga poin yang didapat tim Denmark atas Indonesia semuanya dari sektor tunggal putra. Sementara dua partai ganda dimenangi Indonesia.

Usai menyaksikan pertandingan, Menpora bersama Asisten Deputi Sarana dan Prasarana Olahraga Samsudin langsung mengunjungi GOR Pondok Pesantren Al Ishlah, Compreng, Subang, Jawa Barat. Menpora berharap GOR ini bisa bermanfaat untuk masyarakat sekitar.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya