Berita

ADE KOMARUDIN/NET

Politik

KEBANGKITAN NASIONAL

Akom: Ancaman Radikalisme dan Terorisme Masih Mengkhawatirkan

JUMAT, 20 MEI 2016 | 17:03 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. Ketua DPR RI, Ade Komarudin mengajak seluruh pihak untuk bekerjasama mewujudkan kebangkitan nasional yang sesungguhnya.

Hal itu penting guna menghadapi tantangan yang makin berat dihadapi Indonesia, baik secara internal maupun eksternal.

"Kita menghadapi banyak tantangan saat ini. Secara internal, di dalam negeri kita masih menghadapi banyak permasalahan. Perekonomian yang masih belum pulih, pembangunan infrastruktur yang masih belum merata, ancaman radikalisme dan terorisme serta persoalan sosial yang kian mengkhawatirkan,” terang Akom.


Ditambahkan, secara eksternal, Indonesia menghadapi tantangan yang tidak kalah berat. Kompetisi antara negara dalam kancah global semakin ketat.

"Oleh karena itu, mau tidak mau Indonesia harus bangkit untuk menjadi bangsa yang kompetitif dalam pada persaingan tingkat global tersebut,” tambahnya.

Menurutnya, semangat Kebangkitan Nasional yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908, harus menjadi landasan bagi seluruh pihak untuk mewujudkan kebangkitan nasional.

"Bukan saatnya lagi mengedepankan hal-hal yang sifatnya seremonial atau wacana yang tidak produktif. Saat ini, sebagaimana sering disampaikan oleh Presiden Jokowi, kita harus bekerja nyata mewujudkan kebangkitan nasional,” tutur Akom.

Sebagai Ketua DPR, Akom juga akan mendorong DPR RI lebih produktif dalam melakukan tugas dan tanggungjawabnya. DPR saat ini menurut Akom, terus berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam mengelola pemerintahan.

"Sebagai Ketua DPR RI saya akan terus berkomitmen memperjuangkan kebangkitan nasional. Salah satunya dengan terus memberikan dukungan kepada pemerintahan Jokowi-JK dalam mewujudkan pembangunan nasional,” demikian politisi Partai Golkar ini. [sam]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya