Berita

basuki tjahaja purnama/net

Dibandingkan Ahok, Ide Jokowi Tangani Pemukiman Kumuh Lebih Brilian

JUMAT, 20 MEI 2016 | 14:36 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sekretaris Metropolitan Study Center (MSC), Adi Solihin mengimbau Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), untuk tidak lagi melakukan penggusuran terhadap pemukiman kumuh di ibukota, karena terbukti hal itu bukan solusi tepat dalam penataan kota.

"Penataan kawasan kumuh di bantaran sungai dan pesisir pantai lebih bagus dihentikan. Sebaiknya Ahok kembali menghidupkan Program Kampung Deret yang dicetuskan Jokowi saat menjabat gubernur DKI," kata Adi seperti dikutip dari RMOLJakarta, Jumat (20/5).

Menurut Adi, ditinggalkannya Program Kampung Deret lantaran Ahok menuruti keinginan pengembang reklamasi yang tidak menginginkan adanya perkampungan di pesisir pantai sebagai bagian dari kawasan reklamasi.


"Warga pesisir pantai yang notabene bermata pencaharian sebagai nelayan dipindahkan ke lokasi yang jauh dari pesisir pantai adalah sebuah bukti ketidakcerdasan Ahok sebagai pemimpin," tegas Adi.

Menurut Adi, menggusur perkampungan warga dengan memindahkan ke kawasan yang katanya mahakarya Ahok, yaitu rumah susun, bukan solusi terbaik buat warga korban penggusuran.

"Jika Ahok belum dapat memberikan solusi terbaik buat warga korban penggusuran, lebih baik hentikan penggusuran. Karena hanya melahirkan penderitaan bagi rakyat yang tergusur," terang mantan aktivis HMI ini. [dem]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya