Berita

Olahraga

Lomba Lari Keliling SUGBK Sebelum Direnovasi

JUMAT, 20 MEI 2016 | 09:41 WIB | LAPORAN:

Gelora Run 2016 memberi kesempatan untuk merasakan sensasi berlari yang berbeda dan unik dari biasanya.

Lintasan lari dan tribun Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) merupakan salah satu yang harus dilalui oleh peserta.

Tahun 2017 nanti setelah renovasi, peserta akan diundang kembali untuk menyaksikan kemegahan terbaru GBK untuk menyambut Asian Games XVIII. Pelari akan menjadi saksi sejarah renovasi terbesar Gelora Bung Karno.


Bagi pelari tercepat masing-masing kategori baik putra maupun putri mendapatkan hadiah uang tunai sebesar RP 1,5 juta plus sepeda motor, runner-up akan memperoleh RP 1 juta dan TV LED, sedangkan peringkat ketiga Rp 500 ribu plus TV LED.

Di nomor 5 k putra dan putri juga mendapatkan hadiah yang sama baik juara satu sampai tiga.

Peserta Gelora Run akan membuat sejarah untuk pertama kalinya sejak berdiri tahun 1962 dapat berlari di dalam dan di atas tribun stadion utama GBK yang menyajikan pemandangan yang sangat spektakuler.

Event tahun ini merupakan seri pertama sebelum stadion utama GBK direnovasi secara besar-besaran mulai Juni 2016 untuk menyambut SEA GAMES 2018 dan akan dilaksanakan kembali seri kedua tahun 2017 setelah selesai renovasi.

"Gagasan adanya ajang ini sebenarnya dari komunitas Ikatan Alumni IPB," kata Benhur Panjaitan, selaku panitia pelaksana Gelora Run.

Selain komunitas Ikatan Alumni IPB, turut terlibat komunitas Lelarian Sana Sini dan Pusat Pengelola Komplek GBK. Tujuannya digelar acara ini selain untuk fun, para pelari juga diberi kesempatan untuk menjadi saksi sejarah atmosfer SUGBK sebelum direnovasi.

"Awalnya kami berencana menggelarnya di Plaza Selatan. Tetapi ketika kami berbicara dengan PPK (Pusat Pengelolaan Komplek) GBK, mereka mau men-support," lanjutnya.

Pendaftaran peserta lari itu sudah dilakukan sejak 18 April lalu. Sudah ada sekitar 1.500 peserta yang mendaftar, terdiri dari sejumlah komunitas lari seperti Indorunners, LSS, maupun pribadi.

"Konsep lari Gelora Run memang agak beda. Biasanya lomba hanya 5 K, 10 K. Tapi kita 6K, walau begitu sebenarnya konsep larinya hampir sama dengan kita lari 12K," kata Benhur.

Bagaimana rute lombanya? Ini aspek menariknya. Selain berkesempatan melintasi beberapa venue di kawasan GBK, seperti stadion Madya dan akuatik, para peserta juga bakal berderap di tribun-tribun dalam stadion bahkan naik tangga untuk bisa finis.

Untuk kategori 5K posisi start akan dimulai dari lintasan lari SUGBK. Setelah itu berlari sekitar 3/4 lapangan dan keluar di pintu kuning, kemudian berputar kembali 3/4 lapangan di bagian ring road, dan tembus di venue akuatik.

Selanjutnya peserta masuk ke taman Krida Loka Senayan, berputar sekitar 800 meter, dan keluar di area barat daya. Setelah itu pelari masuk lewat sektor lima dan mulai menaiki tangga menuju lantai 3 GBK.

Di sana para pelari akan mengitari tribun satu putaran penuh dan berakhir di lantai 4 yang juga menjadi garis finish untuk kategori lomba 5K. Sementara untuk kategori 6K masih harus berlari lagi menuju lantai 5.  

Berlari di dalam GBK tentu bukan tanpa risiko. Panitia penyelenggara pun sudah mengantisipasi. Mereka menyiapkan 40 orang therapyst (10 orang di setiap lantai), lima mobil ambulans, dan sekitar 100 orang marshall. Sementara untuk water station, panitia hanya menyediakan dua stasion karena jaraknya hanya 5 kilo, yakni di Taman Krida Loka dan satu titik saat akan naik ke tribun. "Dan yang paling penting adalah asuransi. Kami bekerja sama dengan perusahaan asuransi Jasaraharja Putera. Jadi kalau ada apa-apa kami siap."

Direktur Utama PPK GBK Winarto menyambut baik lomba lari tersebut. Dia mengatakan, lomba ini akan menjadi yang pertama karena mengelilingi kawasan tribun stadion GBK.

"Ini baru pertama kalinya ya di Jakarta dan pasti akan ramai pengunjung yang akan datang ke sini (GBK). INi menjadi salah satu cara kita juga untuk mensosialisasikan olahraga kepada masyarakat dengan mental bangsa yang lebih sehat," kata Winarto.

Winarto juga menepis kerisauan mengenai faktor ketahanan dan keamanan stadion, ketika nanti ramai-ramai dipijak para pelari. Apalagi pihaknya, bersama komunitas profesional, telah melakukan uji coba lari di kawasan GBK hingga tribun lantai 5.

"Ini aman. Tapi sebenarnya lebih dari itu kita ingin masyarakat itu bisa merasakan atmosfer GBK sebelum akhirnya direnovasi dan ditutup. Saya harap banyak yang ikut berpartisipasi apalagi ajang ini sifatnya rekreatif (fun)," tegasnya.

Ajang Gelora Run ini memperebutkan hadiah total Rp 100 juta. Untuk masing-masing kategori 6K dan 5K, juara I mendapat uang tunai Rp 1,5 juta dan sepeda motor, runner-up mendapat uang tunai Rp 1 juta plus TV LED, sedangkan yang finis ketiga kebagian uang tunai Rp 500 Dan TV LED.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya