Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali mengumumkan nominator desainer maskot Asian Games 2018.
Ini merupakan tindak lanjut setelah Januari lalu MoU (Memorandum of Understanding) tentang revisi maskot Asian Games 2018 ditandatangani Menpora Imam Nahrawi dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf.
Kepala Publikasi Kemenpora, Gatot S Dewa Broto mengatakan, pihak OCA telah menanyakan kembali maskot Asian Games 2018. Pasalnya, maskot yang awal bergambar burung Cendrawasih yang diberi nama Derawa berbeda dengan logo dan maskot Asian Youth Games.
"Nantinya pun logo dan maskot Asian Youth Games akan dikerjakan bersama logo dan maskot Asian Games," ucap Gatot bersama Wakil Ketua Umum KOI, Muddai Madang pada jumpa pers yang diadakan, tadi malam (Senin, 16/5).
Ia menambahkan, hasil kreasi para nominator seharusnya dihargai dengan sangat mahal, karena dihasilkan oleh pihak-pihak yang kompeten di bidangnya. Namun, menurutnya semua ini kembali lagi untuk tanah air.
"Hasil karya ini adalah untuk Merah Putih, anggaran yang tersedia tidak lebih dari Rp 200 juta. Juaranya akan mendapatkan Rp 100 juta, tetapi poin ini telah kami sampaikan kepada para peserta dan akan diumumkan pada bulan depan," tambahnya.
Sebelumnya, Kemenpora bersama Kemenparekraf telah menetapkan anggota Tim Pansel untuk perancangan ulang sistem identitas Asian Games 2018. Tim itu terdiri dari Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif selaku Ketua Pansel Ricky Pesik, Kepala Komunikasi Publik Gatot. Dewa Broto, Wakil Ketua Umum KOI Muddai Madang, Strategic Planner Hendri Manempiring, Ahli Komunikasi Elwin Mok, Ahli Branding Nilam Mulyono dan Ahli Desain Grafis Sinia Sofie.
"Pansel ingin mendapatkan para perancang sistem identitas Asian Games 2018 ini yang terdiri dari individu ataupun perusahaan memiliki kompetensi dan komprehensif yang baik di bidang perancangan identitas. Tujuannya agar even sebesar Asian Games ini dapat setara dengan even besar lain seperti Olimpiade, World Cup dan lainnya dalam waktu tiga minggu ke depan," ucap Ketua Pansel Ricky Pesik menambahkan.
Ia menyampaikan ada 59 niminator yang mendaftar dan telah diseleksi oleh Tim Pansel menjadi 11 peserta. Kesebelas peserta itu yakni Visualited, Fit Studio, Nusae, Mendiola Desain, Ramanda Hadi, Okular, Visius, Istijono Candra, Emir Hakim Desain, Jep Kreatif dan Mulen Low Indonesia.
"Mereka akan dipilih menjadi satu pemenang dan hasil karyanya akan diumumkan kepada publik. Yang pasti tema-nya The Energy of Asia telah kita berikan jadi itu harus tampil," ujarnya
.[wid]