Berita

Puan Berharap Industri Karak Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

JUMAT, 13 MEI 2016 | 14:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Memasuki hari kedua kunjungan kerja di Jawa Tengah, Menko PMK Puan Maharani mengunjungi sentra produksi karak di desa gadingan, Kabupaten Sukoharjo. Puan pun mencoba menggoreng karak dengan dipandu oleh salah seorang pembuat karak.

"Saya harapkan industri UMKM khususnya industri karak di Desa Gadingan mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Puan di Sukoharjo (Jumat, 13/5).

Tak hanya melihat langsung proses pembuatan karak, Puan bahkan mengikuti proses ringkas pemasaran karak. Puan juga mengikuti penjual karak menyeberang sungai Bengawan Solo dengan menggunakan perahu tradisional gethek.


Rata-rata karak yang diproduksi di Sukoharjo dipasarkan di daerah Solo dan sekitarnya. Perjalanan dari Desa Gadingan, Sukoharjo ke Solo dilewati dengan menyeberang sungai Bengawan Solo menggunakan getek.

"Saya ingin tahu persis bagaimana geliat UMKM disini, oleh karena itu saya ingin melihat sejak proses pembuatan hingga distribusinya," ungkap Puan, sambil berharap pemerintah daerah dapat memperbaiki infrastruktur penunjang seperti betonisasi jalan lingkungan.

"Kemandirian masyarakat yang dibangun melalui industri rumahan karak perlu mendapatkan penguatan dari pemerintah baik pusat maupun daerah," tambah Puan.

Menutup kunjungan, Menko PMK menyebutkan bahwa menangkap aspirasi masyarakat yang mengharapkan dibangunnya jembatan gantung yang menghubungkan antara Desa Gadingan, Sukoharjo dengan Solo dan berjanji akan koordinasikan di pusat dengan kementerian dan lembaga teknis mengenai kelayakannya. [ysa]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya