Berita

tb hasanuddin/net

Pembebasan Empat Sandera Bukti Negara Hadir

KAMIS, 12 MEI 2016 | 23:11 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Keberhasilan pemerintah Indonesia menyelamatkan sandera dari kelompok militan Abu Sayyaf membuktikan bahwa negara hadir di tengah masyarakat yang menghadapi persoalan.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin. TB Hasanuddin mengatakan, bahwa pembebasan empat WNI oleh pemerintah kali ini patut mendapat apresiasi. Terlebih lagi dalam drama pembebasan itu tidak ada pihak lain yang mengklaim paling berjasa.    

"Saya apresiasi, karena dalam pembebasan keempat sandera kali ini tidak ada pihak lain yang mengklaim paling berjasa. Itu menunjukkan bahwa pemerintah memiliki kewibawaan," kata mantan Sekretaris Militer tersebut dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 12/5).


Apalagi, lanjut TB Hasanuddin, dalam pengakuannya, pemerintah menegaskan bahwa pembebasan keempat sandera itu tanpa uang tebusan. Artinya pemerintah memiliki sikap tegas dan tidak kompromi terhadap kelompok-kelompok separatis.

"Kalau pembebasan itu karena ada transaksi, maka kelompok separatis itu akan terus melakukan penyanderaan terhadap WNI. Karena, ujung-ujungnya dapat uang kok," demikian mantan Kepala Staf Garnisun Wilayah DKI Jakarta ini.  [ysa]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya