Berita

foto :net

Olahraga

2 Alasan Lion Air Pantas Dijatuhi Sanksi

RABU, 11 MEI 2016 | 14:39 WIB | LAPORAN:

Mogok massal pilot maskapai Lion Air telah menyebabkan jadwal penerbangan pesawat berlambang singa api itu mengalami keterlambatan atau delay di sejumlah bandara.

Anggota Komisi V DPR, Nizar Zahro memandang sudah selayaknya manajemen Lion Air diberi sanksi oleh Kementerian Perhubungan. Ia menyebut, setidaknya ada dua alasannya.

"(Pertama), dia (internal management) tidak membayar itu tunjangan atau transport (untuk pilot)," jelas anggota Komisi V DPR, Nizar Zahro ketika dihubungi, Rabu (11/5).


Yang kedua, masih kata Nizar, penerbangan Lion Air seringkali delay baik keberangkatan maupun kedatangan. Sesuai peraturan Kemenhub, untuk diketahui, imbuh Nizar, pesawat telat tiga jam saja, maka pihak manajemen maskapai harus membayar ganti rugi materiil sebesar Rp 300 ribu per penumpang.

Lantas sanksi apa yang pantas untuk Lion Air?


"Sanksinya tidak boleh memberikan izin rute baru atau tambah frekuensi penerbangan, misalnya dia nggak boleh nambah rute lagi, apalagi buka rute baru, karena managemen delay, akibat delay bukan karena faktor pesawat tapi karena internal tidak dibayar itu khusus regulasi," urainya.[wid]


Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya