Berita

Indonesia Soccer Championship/NET

Olahraga

GTS Akan Tindak Wasit Tidak Becus

RABU, 11 MEI 2016 | 09:58 WIB | LAPORAN:

Direktur PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku penyelenggara Indonesia Soccer Championship A dan B Djoko Driyono mengaku belum menerima laporan terkait aksi kekerasan yang dilakukan pemain PSBK Blitar terhadap wasit Suyanto saat melawan Persepam Madura Utama, Sabtu (6/5) lalu.

Pihaknya juga belum menerima laporan tentang kinerja Suyanto yang dianggap berat sebelah pada pertandingan tersebut. Keputusan-keputusan Suyanto lebih menguntungkan PSBK Blitar dan merugikan Persepam Madura Utama. Tapi ia memastikan GTS akan memproses dugaan pelanggaran itu, baik yang dilakukan pemain maupun terkait kepemimpinan wasit Suyanto, bila sudah menerima laporan resmi.

"Pertama, kami harus mendengar laporan soal jalannya pertandingan. Tapi yang pasti tidak ada celah untuk melakukan kesalahan dalam mengambil keputusan," kata Djoko Driyono saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa malam (10/5).


Ia mengaku, kemungkinan laporannya sudah masuk tapi ia belum membacanya. "Kalau laporannya sudah ada nanti setiap Rabu akan diperiksa oleh Komite Disiplin dan Kamis sudah ada putusan," ujarnya lebih lanjut.
 
Ia memastikan bahwa setiap kesalahan yang dilakukan wasit dalam memimpin sebuah pertandingan akan diambil tindakan oleh komite wasit. "Kita tunggu saja. Kalau laporannya sudah masuk, pasti akan diperiksa dan tunggu saja putusannya. Tapi terima kasih atas feedbacknya," ucapnya menambahkan.
 
Sebelumnya diberitakan, pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Soepriadi, Blitar itu, Manajemen Persepam Madura Utama menemukan sejumlah kejanggalan atas keputusan Suyanto selaku pengadil di lapangan. Bahkan diduga kuat terjadi match fixsing atau pengaturan skor yang dilakukan wasit tersebut.

Asisten Persepam Madura Utama Nadi Mulyadi mengatakan pada pertandingan itu timnya merasa dirugikan atas kepemimpinan wasit yang diduga kuat ada keperpihakan terhadap tuan rumah, PSBK Blitar.

Di samping itu, Nadi juga menyebutkan adanya indikasi match fixsing yang dilakukan wasit. Salah satu buktinya, wasit tidak memberikan sanksi kepada pemain PSBK Blitar meski melakukan pelanggaran keras di arena kotak penalti dan pemukulan pemain terhadap wasit.

Semestinya, pelanggaran di arena kotak penalti dan insiden pemukulan yang dilakukan pasukan laskar peta layak diberikan sanksi kartu merah. Namun sang pengadil lapangan membiarkan hal itu meski pemain menendang dan menampar dirinya.[wid]
 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya