Berita

gatot s dewa broto/net

Olahraga

Pencabutan Pembekuan PSSI Di Ambang Pintu

SELASA, 10 MEI 2016 | 18:15 WIB | LAPORAN:

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengisyaratkan bakal mencabut SK Pembekuan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Pencabutan tersebut akan dilaksanakan sebelum kongres FIFA di Meksiko yang akan digelar 13 Mei dinihari WIB.

Jurubicara Kemenpora Gatot S Dewa Broto menyebutkan, surat pencabutan pembekuan sudah berada di tangan Menpora Imam Nahrawi. Namun, ia belum memastikan secara persis waktu penandatangannya dan menyerahkan SK itu kepada PSSI.

"Kami tidak tahu entah hari ini atau kapan. Keputusan ada di Menpora," kata Gatot di Kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (10/5).


Kemenpora mengaku bakal mengikuti instruksi Presiden  Joko Widodo untuk segera mengakhiri sanksi sebelum kongres FIFA berlangsung. Kesepakatan tersebut dibuat presiden setelah bertemu dengan klub-klub sepakbola Indonesia pada pertengahan bulan April lalu.

"Isinya suratnya yang jelas adalah mencabut pembekuan. Sekarang surat itu dibawa Menpora yang sedang rapat kabinet. Saya belum berkomunikasi dengan PSSI lagi. Tapi, kami akan menyampaikan pada PSSI bila pembekuan dicabut," kata Gatot.

Kongres FIFA  akan diadakan pada 13 Mei WIB di Zurich, Swiss. Di sana akan diputuskan apakah Indonesia dapat kembali aktif di kancah persepakbolaan internasional atau malah diberi sanksi yang lebih berat.

"Logika berpikirnya FIFA tidak akan mencabut sanksinya kalau pembekuan belum dicabut. Kami sudah siapkan draft rencana pencabutan tersebut sejak 24 februari 2016," ucap Gatot.

Mengenai Kongres Luar Biasa untuk memilih ketua umum PSSI yang baru, Gatot menyampaikan hal itu akan diserahkan sepenuhnya kepada klub-klub pemegang hak suara. "Karena kalau kami yang mendorong terjadinya KLB, kami yang offside. Kami tidak menuliskan kata-kata harus ada KLB atau soal La Nyalla Mattalliti di surat pencabutan. Harapannya sepakbola Indonesia lebih baik," ujar Gatot.[wid]


Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya