Berita

mahfud md

Sayangkan Saut KPK, Mahfud Tegaskan HMI Lahirkan Banyak Pejuang Antikorupsi

SENIN, 09 MEI 2016 | 03:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Ketua Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Mahfud MD mengaku tidak mendengar secara langsung pernyataan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang yang dinilai menyudutkan HMI.

Pasalnya, dia saat ini sedang berada di Tanah Suci, Makkah, Arab Saudi. Sejak Selasa Mahfud menjalankan ibadah umroh.

"Sy tdk mendengar sendiri pernyataan Saut Situmorang ttg HMI. Tp merasakan kegaduhan dari medsos," cuit Mahfud seperti dikutip dari akun Twitter-nya ‏@mohmahfudmd.


Pernyataan Saut yang dinilai menyinggung HMI tersebut disampaikan dalam acara talk show di TVOne bertajuk "Harga Sebuah Perkara", pada Kamis malam (5/5). Saut menyayangkan para mahasiswa cerdas berubah menjadi koruptor ketika duduk di pemerintahan.

"Mereka orang-orang cerdas ketika mahasiswa, kalau HMI minimal (mengikuti) LK 1, tapi ketika menjadi pejabat mereka korup dan sangat jahat," kata Saut.

Menurut Mahfud, Saut memang ceroboh memberi contoh dalam pernyataan tersebut. "Mengapa yg dicontohkan hny HMI? Bukankah orrg. mhs lain sama jg keadaannya?" katanya mempertanyakan.

Mahfud tidak menolak fakta ada warga KAHMI yang terkena virus korupsi. Tapi KAHMI juga bersyukur punya banyak pejuang antikorupsi yang tangguh. Dia mengingatkan,  keberadaan UU Tipikor dan KPK serta lembaga PPATK juga tidak lepas dari peran alumni HMI.

"Sampai 2013 sdh lbh 12 kali KPK mau dilibas melalui judicial review di MK. Tp alumnus HMI di MK memimpin utk menyelamatkan KPK," tegas mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Makanya KAHMI tak pernah membela anggotanya yang terlbat korupsi. Tapi malah mendorong penegak hukum yang berasal dari alumni HMI untuk menghukum koruptor.

"Obyektifnya seharusnya disebut jg alumnus2 organisasai2 mhs lain yg sama2 pny alumnus koruptor tp punya bnyk pejuang antikorupsi," imbuh Mahfud.

Karena itu dia tidak habis pikir kenapa Saut sampai membuat HMI sebagai percontohan. "Sy pribadi kenal dia sbg orng yg cukup baik. Mungkin dia keseleo lidah sj," tandas Mahfud. [zul]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya