Berita

Kendaraan Yang Melintas GT Cikarang Utama Meningkat 40 Persen

JUMAT, 06 MEI 2016 | 00:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kendaraan yang melintas di gerbang tol (GT) Cikarang Utama pada hari pertama libur panjang hari ini mengalami peningkatan 40 persen dibanding hari biasa.

Bahkan peningkatan jumlah kendaraan ini melebihi pada masa libur Natal Desember 2015. Saat libur Natal mencapai 107.071 kendaraan, sementara saat ini, 108.947 kendaraan.

"Volume kendaraan meningkat menjadi 108.947 dari prediksi semula 106.594 kendaraan yang melintas di GT Cikarang Utama," kata Humas Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Imam Abriyanto, Kamis (5/5), seperti dilansir RMOLJakarta.


Oleh karena itu, agar perjalanan lancar, pemberlakuan pelebaran jalan menjadi empat ruas jalan arah Cikampek dan dua masuk Jakarta dari Km 32-41 sudah dimulai pukul 12.00 WIB hingga sekarang.

"Pemberlakuan itu untuk mengurai kemacetan yang terjadi pada ruas lalu lintas arah tol Cikarang hingga Cikampek," katanya.

Imam menjelaskan kecepatan kendaraan yang melalui ruas jalan berkisar 40-60 Km per jam.

Pemberlakuan buka tutup jalan di tempat istirahat pengemudi (TIP) sudah berlangsung pada Km 19, 33, dan 57, sedangkan Km 39 masih dalam persiapan.

"Pemberlakuan buka tutup di TIP dimaksudkan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan arah Cikampek, Bandung, serta Cirebon," kata Iwan.

Menurut dia, untuk arah Cikarang Timur dan Barat lalu lintas tol terlihat lengang cenderung sepi. "Ini karena terjadi penumpukkan volume kendaraan di GT tol Cikarang utama arah Cikampek," katanya.

Ia mengatakan kemacetan itu karena di GT Cikarang utama termasuk gardu besar serta tempat berkumpulnya kendaraan yang mau menuju ke Jawa Tengah maupun kearah Jawa Barat (Bandung, Cirebon, dan lain sebagainya).

"Kemacetan ini didominasi oleh mobil-mobil pribadi dari pada truk muatan barang yang hendak berpergian ke Jawa Tengah," katanya. [zul]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya