Berita

foto :net

Olahraga

Potong 2 Generasi Pengurus PSSI!

RABU, 04 MEI 2016 | 08:46 WIB | LAPORAN:

Potong 2 Generasi Sumber Masalah Di PSSI

Sebanyak 40 orang yang menamakan Kelompok Reformasi PSSI meminta kepada pemerintah Indonesia untuk mengambil tindakan tegas, terkait situasi yang terjadi di PSSI saat ini. Mereka menginginkan adanya reorganisasi dan restrukturisasi di tubuh PSSI.

Setidaknya, menurut kelompok itu ada dua hal besar yang harus dilakukan dalam kepengurusan PSSI. Pertama, melakukan perubahan statuta dengan memasukkan konten lokal dalam aturan PSSI.


"Jadi aturannya jelas, pakai Statuta FIFA, tapi tak meninggalkan undang-undang Indonesia. Konten lokal harus dipertahankan," kata Habil Marati selaku koordinator Kelompok Reformasi PSSI.

Di samping itu, Habil menuturkan harus ada pembenahan dari sisi personel yang menjadi pengurus PSSI. "Harus potong dua generasi, karena mereka yang ada di PSSI saat ini adalah bagian dari penyebab persoalan-persoalan yang muncul," tambahnya.

Lebih lanjut, mantan manajer tim nasional Indonesia ini menuturkan harapan pihaknya agar ada perubahan unsur orang yang bisa menjadi Komite Eksekutif (Exco) PSSI. "Unsur dari pemerintah harus dilibatkan dan dimasukkan dalam statuta PSSI. Harus ada wakil pemerintah, ada wakil TNI, ada wakil Polri. Dengan begitu, ada fungsi kontrol sepakbola nasional," jelasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya juga ada yang menamakan diri sebagai Tim 85 yang terdiri dari 85 voters PSSI. Mereka pun telah mengajukan secara resmi untuk digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya