Berita

raja sapta ervian/net

Olahraga

DKI Optimis Pertahankan Gelar Juara Umum PON

SENIN, 02 MEI 2016 | 18:58 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Raja Sapta Ervian menerangkan, sampai saat ini para atlet terus mematangkan persiapannya. Ada sekitar 1.200 atlet mengikuti Pelatda jelang entry by name.

"Untuk atlet-atlet top unggulan kami upayakan mengikuti training camp di luar negeri. Sedangkan untuk atlet-atlet peringkat bawah kami terus mematangkan dengan persiapan di dalam negeri," ujar Raja.

Disinggung mengenai target di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 yang dijadwalkan 17-29 September nanti di Jawa Barat, dia mengatakan, 195 medali emas untuk kontingen DKI. Target 195 medali emas tersebut dihitung berdasarkan estimasi dari setiap cabang olahraga diluar nomor-nomor unggulan yang tidak dipertandingkan.


"Jika beberapa nomor unggulan DKI tidak dihapus oleh tuan rumah, maka jumlah medali emas yang kami bidik lebih dari kalkulasi itu," kata Eyi, panggilan akrab Raja.

Eyi menegaskan, kontingen DKI Jakarta tetap akan berjuang sekuat tenaga mempertahankan supremasi tertinggi olahraga nasional sebagai juara PON.

Bila estimasi 195 medali emas yang ditargetkan itu tercapat, plus ada 10 medali emas lainnya yang bisa diraih sebagai tambahan, maka DKI Jakarta akan keluar sebagai juara umum. Pasalnya, berdasarkan kulkulasi untuk tuan rumah, Jawa Barat diperkirakan akan merebut 203 medali emas dengan berbagai keuntungannya sebagai tuan rumah.

Eyi menambahkan, Kontingen DKI Jakarta tetap berkomitmen untuk mempertahankan gelar juara umum PON meski dengan anggaran yang cukup minim.

PON XIX/2016 di Jawa Barat mengalami pengunduran jadwal dari 9-21 September menjadi 17-29 September 2016. Nantinya pada tanggal 17 Juni menjadi batas akhir penyerahan entry by name.[wid]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya