Berita

foto :net

Olahraga

1.258 Atlet DKI Didaftarkan Untuk PON Jabar

SENIN, 02 MEI 2016 | 18:50 WIB | LAPORAN:

DKI Jakarta melalui KONI DKI Jaya sudah mendaftarkan total sebanyak 915 atlet untuk berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX 2016 di Jawa Barat. Jumlah itu belum termasuk 343 ofisial dan 62 ekstra ofisial.

"Kami sudah mendaftarkan total 1.258 personel untuk PON Jawa Barat," ujar Komandan Kontingen DKI Jakarta, Laksma TNI (Pur) H.Djamhuron P Wibowo dalam jumpa pers di KONI DKI Jaya, Jakarta, Senin (2/5).

Tapi lanjut Djamhuron, pada tanggal 17 Juni nanti akan diciutkan  menjadi sekitar 860-an dari 45 cabang olahraga yang ikut PON XIX 2016 kali ini.


KONI DKI sendiri terus mematangkan persiapan para atletnya jelang PON Jabar. Status sebagai juara bertahan membuat DKI sangat serius mempersiapkan para atletnya.

Program ujicoba ke luar negeri juga dilakukan oleh KONI DKI Jakarta, meskipun dengan dana yang sangat minim. Maklum KONI DKI Jakarta hanya mendapatkan Rp 200 miliar dari Rp 700 miliar yang diajukan untuk persiapan menghadapi PON Jabar ini.

"Sebanyak 33 cabor melakukan program training camp dan try out di luar negeri, mulai dari Asia Tenggara, Eropa sampai Amerika. Program ini sudah dijalankan dan masih ada beberapa atlet yang akan segera diberangkatkan," lanjutnya.

Tidak itu saja. KONI DKI juga mendatangkan 23 pelatih asing untuk 19 cabor.

"Karena dana minim maka kita hanya memberangkatkan sebanyak 33 cabor saja untuk untuk melakukan program training camp dan try out di luar negeri. Program ini sudah dijalankan dan masih ada beberapa atlet yang akan segera diberangkatkan," beber Ketua Umum KONI Provinsi DKI Jakarta, Raja Ervian.

"Yang jelas kami sudah siap 'perang' di Jawa Barat nanti. Kita upayakan DKI akan berjaya di PON Jabar nanti," tambahnya.[wid] 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya