Berita

net

Olahraga

78 Voters Desak KLB PSSI

MINGGU, 01 MEI 2016 | 15:47 WIB | LAPORAN:

Sekitar 78 pemilik suara anggota Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah sepakat mendesak digelarnya kongres luar biasa (KLB).

Permintaan KLB ini tidak hanya isapan jempol semata. Bahkan mereka sudah menandatangani surat pernyataan permintaan KLB. Alasannya kepengurusan di bawah pimpinan Ketua Umum La Nyalla Mattalitti dinilai sudah tidak mampu menjalankan roda kepengurusan. Apalagi dengan status yang sudah disandang oleh ketua Kadin Jawa Timur itu sebagai tersangka korupsi dan buronan Kejaksaan Agung.

"Saat ini sudah 78 voters yang sudah menandatangani Surat pernyataan permintaan KLB. Itu berarti sudah memenuhi persyaratan sesuai statuta FIFA.Surat pernyataan yang sudah terkumpul secepatnya akan kami kirimkan kepada PSSI," ujar salah satu pemilik suara yang tidak mau disebutkan namanya.


Menurut sumber tadi, desakan itu sudah melebihi dua pertiga anggota PSSI sebagai persyaratan sesuai statuta. Ditambahkan, mayoritas yang setuju adalah klub dan Asprov PSSI. Untuk Asprov PSSI belum semuanya karena beberapa masih setia dengan Ketum La Nyalla.

Menanggapi hal itu, Ketua  Komite Ad Hoc PSSI Agum Gumelar menyatakan terserah bila ada kehendak seperti tersebut. Tapi, soal penyelenggaraannya harus PSSI yang tentu saja tergantung persetujuan FIFA. Artinya harus sesuai dengan statuta FIFA.

"KLB boleh boleh saja tapi harus sesuai statuta FIFA," ujar Agum.

Ketua Dewan Kehormatan PSSI itu mengaku belum bisa menyatakan bagaimana sikap PSSI selanjutnya.

"Saya baru pulang dari Zurich Swiss tiga hari lalu belum banyak mengetahui masalah itu," ujar Agum yang baru saja kembali dari Swiss bersama Ketua KOI Erich Tohir bertemu FIFA.

Yang pasti, lanjut Agum hingga kini belum ada permintaan dari Asprov PSSI maupun klub yang meminta digelarnya KLB. [wah] 

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

UPDATE

Nina Agustina Tinggalkan PDIP, lalu Gabung PSI

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:10

KPK Panggil Pimpinan DPRD Madiun Ali Masngudi

Kamis, 05 Maret 2026 | 16:08

Bareskrim Serahkan Rp58 Miliar ke Negara Hasil Eksekusi Aset Judol

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:53

KPK Panggil Lima Orang terkait Korupsi Pemkab Lamteng, Siapa Saja?

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:26

Dua Pengacara S&P Law Office Dipanggil KPK

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:20

Legislator PKS: Bangsa yang Kuat Mampu Produksi Kebutuhan Pokok Sendiri

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:16

Perketat Pengawasan Transportasi Mudik

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:09

Evakuasi WNI dari Iran Harus Lewati Jalur Aman dari Serangan

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:02

BPKH Gelar Anugerah Jurnalistik 2026, Total Hadiah Rp120 Juta

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:01

TNI Tangani Terorisme Jadi Ancaman Kebebasan Sipil

Kamis, 05 Maret 2026 | 15:00

Selengkapnya