Berita

net

Olahraga

Cabut Sanksi PSSI Jangan Cuma Wacana

KAMIS, 28 APRIL 2016 | 02:30 WIB | LAPORAN:

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyambut baik rencana pemerintah mencabut sanksi. Anggota Komite Eksekutif PSSI Djamal Aziz berharap, rencana pencabutan sanksi kali ini benar-benar terlaksana.

"Alhamdulillah kalau mau dicabut. Semoga bukan cuma wacana," ucapnya, Rabu malam (27/4).

Menurut Djamal, pembekuan PSSI selama setahun lebih tidak membuah hasil apa-apa. Sepak bola Indonesia justru semakin terpuruk. Kompetisi tidak ada, pembinaan usia dini juga tidak jalan.


"Selama satahun lebih dibekukan nggak ada hasilnya. Nggak ada perubahan apa-apa. Makanya, sanksi pembekuan itu harus segera dicabut supaya Indonesia tidak lagi dikucilkan di internasional," jelasnya.

Djamal berharap, pencabutan sanksi itu dilakukan sebelum 9 Mei nanti. Sebab, pada 9 Mei, FIFA akan menggelar rapat Komite Eksekutif. Kemudian, pada 12 Mei acara dilanjutkan dengan kongres tahunan FIFA. Jika sampai tanggal itu pembekuan PSSI tidak dicabut, Indonesia bakal kena sanksi dari FIFA lebih lama lagi.

"Kalau sampai tanggal 12 pembentukan PSSI belum dicabut, maka akan masuk dalam agenda kongres FIFA. Kalau masuk kongres, pembatalannya harus melalui kongres lagi. Kalau itu terjadi, merana kita. Sepak bola kita tidak akan bisa ikut di Sea Games, AFF, dan yang lainnya. Kita nggak bisa apa-apa lagi," tandasnya. [wah] 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya