Berita

net

Hukum

Ongen Baca Eksepsi, Drone Ampibinya Dipamerkan TNI AD

SELASA, 26 APRIL 2016 | 05:30 WIB | LAPORAN:

Yulian Paonganan alias Ongen, pagi ini (Selasa, 26/4) menjalani sidang yang beragendakan pembacaan nota keberatan (eksepsi) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ongen sendiri didakwa melanggar UU ITE dan Pornografi karena mengunggah foto Presiden Jokowi dengan artis syur Nikita Mirzani di akun Twitter.

Uniknya, di saat bersamaan, Pesawat Terbang Tanpa Awak atau Drone hasil karyanya dipamerkan di Dinas Topografi TNI AD di kawasan Senen, Jakarta Pusat dalam Pameran Alutsista, Topografi Angkatan Darat dalam rangka HUT ke-70.

Ongen adalah seorang pakar kemaritiman yang tidak pernah berhenti berkarya, Drone yang diberi nama OS-Wifanusa ini adalah hasil karyanya melalui sebuah riset yang panjang.
"Riset ini dilaksanakan Ongen selama kurang lebih 2.5 tahun melalui Indonesia Maritime Institute (IMI)," papar Aditya salah satu staf Ongen.

"Riset ini dilaksanakan Ongen selama kurang lebih 2.5 tahun melalui Indonesia Maritime Institute (IMI)," papar Aditya salah satu staf Ongen.

Drone OS-Wifanusa karya Ongen ini tengah dikerjakan sebanyak tiga unit yang merupakan pesanan Kementerian Pertahanan yang akan digunana Dinas Topografi TNI AD untuk pengawasan wilayah perbatasan dan ZEE Natuna.

OS-Wifanusa adalah drone canggih yang memiliki kemampuan terbang selama 8-10 jam non stop dengan jarak jelajah mencapai 1000 km dengan ketinggian jelajah hingga 4.000 meter. Dilengkapi dengan system autonomous canggih triple redundant serta tiga buah kamera super canggih yang bisa dikontrol jarak jauh.

Kelebihan lain dari Drone karya ongen ini adalah ampibi karena bisa take off dan landing di laut maupun di darat. Ada dua type drone Ongen yang sedang di produksi yang Memiliki bentang sayap 4,2 meter dan 6,4 meter. Drone ini juga sudah dapat sertifikat uji Litbang TNI AL dan sertifkat TKDN 28.01 persen dari Kementerian Perindustrian. [wah]

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya